hidup sehat, bebas kanker serviks dengan vaksin HPV

Vaksin HPV – Apa itu HPV?

HPV adalah singkatan dari Human Papilloma Virus. virus ini merupakan penyebab utama dari penyakit kanker serviks.

Simak penjelasan dr. Kristoforus Hendra Djaya, SpPd. pada video di bawah ini mengenai apa itu HPV :

dr Kristo menjelaskan tentang HPV

Dalam video di atas, dr Kristo tidak hanya menjelaskan mengenai virus yang sangat mengganggu ini, tetapi juga bagaimana penularan dan pencegahannya. Diantaranya pencegahan yang paling efektif adalah melalui imunisasi dengan vaksin HPV.

Selanjutnya, mari kita pelajari mengenai gejala kanker serviks, salah satu penyakit berbahaya yang bisa disebabkan oleh infeksi human papilloma virus

Gejala Kanker Serviks

Pada stadium dini, umumnya kanker serviks tidak menunjukkan gejala apapun. Namun pada tingkat lebih lanjut, gejala kanker serviks akan muncul.

Gejala yang muncul diantaranya adalah pendarahan dan keluarnya cairan dari vagina yang tidak biasa. Namun perlu diketahui bahwa gejala-gejala ini mungkin saja diakibatkan oleh sebab lain. Karenanya untuk mendapatkan diagnosis yang lebih pasti, segera hubungi dokter jika gejala-gejala ini muncul.

Deteksi Dini Kanker Serviks

Kanker serviks , sama seperti jenis kanker lainnya, adalah penyakit yang sangat berbahaya jika terlambat ditangani. Namun penanganan pada stadium dini mampu menghentikan pertumbuhan kanker. Terlebih lagi jika lesi prakanker (lesi adalah tanda-tanda adanya pertumbuhan sel yang tidak normal, biasanya terlihat seperti luka) pada serviks ditemukan sebelum mengganas. Pada kasus kanker serviks, lesi prakanker yang ditemukan pada stadium dini bisa diangkat dan pasien pun sembuh dari kanker serviks

Pada kasus kanker serviks, lesi prakanker yang ditemukan pada stadium dini bisa diangkat dan pasien pun sembuh dari kanker serviks


Terdapat dua metode yang bisa dilakukan untuk mendeteksi adanya pertumbuhan lesi prakanker atau tidak :

  1. Pap Smear .
  2. Tes IVA (Inspeksi Visual dengan Asam)

Biaya tes Pap Smear umumnya lebih mahal dan hasilnya lebih lama didapatkan karena memerlukan tes laboratorium terlebih dahulu. Sedangkan Tes Iva lebih murah dan hasilnya lebih cepat didapat karena dalam pengerjaannya tidak memerlukan tes laboratorium.

Pengobatan pada stadium lanjut jarang memberikan hasil yang baik dan kemungkinan kesembuhan pun tidak mencapai 50%.

Jika sudah pernah melakukan hubungan intim, maka wanita dianjurkan untuk melakukan deteksi dengan iva test atau pap smear minimal 6 bulan atau 1 tahun sekali sehingga jika terdapat lesi pra kanker, bisa segera diangkat dan segara mendapatkan perlindungan dari vaksin HPV setelahnya.

Karena pengobatan pada stadium lanjut, saat kanker sudah mengganas, jarang memberikan hasil yang baik dan kemungkinan kesembuhan pun tidak mencapai 50%.

Sampai kini beberapa golongan penduduk berasumsi jika vaksinasi HPV pada anak-anak juga tak perlu diberikan sebab pada umur itu hubungan seks belumlah dikerjakan. Akan tetapi, sebetulnya vaksin HPV malah harus diberikan sebelum seorang berhubungan seks, karena akan terlambat vaksin HPV tersebut ketika baru disuntikkan saat seseorang telah melakukan hubungan seks, sebab bisa jadi orang itu telah terinfeksi HPV tersebut.

Jika sudah pernah melakukan hubungan intim, maka wanita dianjurkan untuk melakukan deteksi dengan iva test atau pap smear minimal 6 bulan atau 1 tahun sekali sehingga jika terdapat lesi pra kanker, bisa segera diangkat.
Setelah terbukti tidak ada lesi pra kanker pada serviks, wanita harus segera mendapatkan imunisasi dengan vaksin HPV

kanker serviks- vaksin HPV.pdf

Apakah Anda benar-benar ingin mencegah kanker serviks?

Sekarang, pemberian vaksin HPV kanker serviks di Indonesia sendiri tertuju pada remaja wanita yang dimulai dari umur 10 tahun ke atas. Pada remaja, umumnya penyuntikan vaksin dikerjakan lewat cara intramuskular di deltoid ialah otot pundak yang paling besar. Vaksin dikasihkan sekitar 3 kali dengan agenda pemberian vaksin pada bulan 0, lantas 1 atau 2 bulan sehabis penyuntikan pertama tergantung jenis vaksinnya, lalu terkahir 6 bulan sehabis penyuntikan pertama. Jikalau ada agenda pemberian vaksin yang dilewatkan sebab sakit atau perihal lain itu tak mesti diulang-ulang dari suntikan awal, cukup hanya dengan lengkapi dosis yang tertinggal tersebut. Bila Anda seorang wanita yang peduli akan masa depan dan keluarga Anda, tentunya Anda harus secepat mungkin menghindari penyakit berbahaya ini atau Anda memiliki anak gadis yang Anda cintai, sesegeralah cegah hal tersebut, lindungi diri Anda dan orang-orang yang Anda cintai dengan melakukan vaksin HPV kanker serviks di klinik-klinik yang terpercaya.

Manfaat Vaksin HPV Kanker Serviks

Melihat lebih jauh manfaat dari vaksin HPV kanker serviks ini dalam menghindar keganasan virusnya yang amat sangat berbahaya. Oleh karena itu berikut ini manfaat vaksin HPV kanker serviks  :

1. Pemberian vaksin HPV kanker serviks pada umur 9–13 tahun / tidak pernah melakukan hubugan badan ini, mempunyai tingkat efektivitas sebesar 80-90% untuk membunuh virus tersebut.

2. Pemberian vaksin HPV kanker serviks umur di atas 15–40, efektivitas itu sebanyak 70-80%, yang dapat menghambat penularan virus dan juga penyebaran virus tersebut dari tubuh.

3. Melalui vaksin HPV ini membuat efektivitas alami penurunan semakin kecil. Akan tetapi umumnya pada orang lanjut usia tidak membutuhkan vaksin HPV kembali. Namun jika masih membutuhkan tetap diperbolehkan untuk menetralkan sisa virus yang ada.

Menyediakan harga vaksin HPV di Jakarta

HPV tidak hanya dapat menjangkit perempuan, tetapi juga dapat menyerang laki-laki dan menyebabkan kutil kelamin.
Karenanya kami menyediakan beberapa jenis vaksin HPV / Imunisasi kanker serviks yang sesuai dengan kebutuhan Anda dengan harga yang berbeda-beda

Jenis-jenis Vaksin HPV

terdapat beberapa jenis vaksin HPV tergantung dari berapa lengkap proteksi yang diberikan oleh vaksin tersebut. Virus HPV terdiri dari banyak tipe strain. Kebanyakan dari virus tersebut mengakibatkan kutil pada manusia. Namun ada beberapa tipe strain yang dapat mengakibatkan kanker serviks.

Saat ini terdapat 3 jenis vaksin HPV :

  1. jenis 2 strain virus
  2. jenis 4 strain virus
  3. jenis 9 strain virus

Semakin tinggi jumlah strain nya, maka semakin banyak tipe virus HPV yang bisa dicegah. Jenis 2 virus melindungi dari kanker serviks pada wanita. Sedangkan jenis 4 dan 9 virus selain melindungi dari kanker, juga memberikan perlindungan dari kutil kelamin baik pada wanita maupun pada pria

Saat ini vaksin dengan 9 strain virus masih belum beredar di Indonesia dan jika ada, harga vaksin nya pun masih terbilang mahal jika dibandingkan dengan harga vaksin hpv 2 strain dan 4 strain

Hubungi Dokter, Bidan, atau Perawat kami untuk Berkonsultasi mengenai Vaksin HPV atau Kanker Serviks

Vaksin HPV kanker serviks biasanya disuntik di bagian lengan. Dosisnya sendiri 3x lebih tinggi yang mana berarti pemberian saat suntik vaksin HPV ini dilanjtkan kembali untuk 3x suntikan, sela waktunya sekitar 0,2,6. Jadi totalnya kira-kira 6 bulan. Oleh karena itu harus diperhatikan sebaik-baiknya. Namun, anda juga tak perlu khawatir kami akan memberikan gratis sertifikat vaksinasi bagi semua orang yang melakukan penyuntikan vaksin HPV kanker serviks di klinik kami!

* Home service (penyuntikan di rumah) juga dapat kami lakukan.

* Dengan sedikit biaya transportasi petugas medis, dan hanya untuk area Jakarta.

Jl Percetakan Negara IV B No 48
(Seberang Penjara Salemba, Belakang Klinik 24 Jam Rawasari )
Jakarta Pusat

Telp 021 422 0214 / 021 424 8790

dr Kristoforus HD

Hp 0816 973 693

[email protected]

Lihat juga :


×
Hallo