Suntik Vaksin Campak tidak Pakai Jarum Suntik

Suntik Vaksin Campak – Meskipun efektivitas vaksin sudah tidak perlu diragukan lagi, namun masih ada beberapa kelemahan dalam distribusinya. Vaksin membutuhkan dokter atau perawat untuk penyuntikannya atau membutuhkan kulkas untuk penyimpanan supaya vaksin tidak rusak. Hal-hal ini terkadang membuat vaksin sulit didapat oleh orang-orang yang paling membutuhkan seperti misalnya pada warga di desa-desa terpencil.

Solusi : Plester Vaksin Campak


Beberapa perusahaan kesehatan di dunia saat ini sedang berusaha menghilangkan hambatan-hambatan tersebut dengan mengembangkan plester yang di dalamnya berisi vaksin. Ya, plester. tidak ada jarum suntik sama sekali. Kabar baik bagi kita yang punya ketakutan terhadap jarum suntik. Namun sayangnya, benda ini masih dalam penelitian dan meskipun tidak menggunakan jarum suntik, pada benda ini terdapat masih terdapat jarum.

Micro-needles

Ya, pada plester ini terdapat jarum-jarum kecil (Micro-needles). Jarum-jarum kecil ini terbuat dari polimer, gula, dan vaksin campak (atau vaksin lainnya). Saat plester ini ditempel di permukaan kulit, jarum-jarum tersebut akan melebur dan tubuh akan menyerap vaksinnya. Jarum-jarum ini sangat kecil sehingga kita tidak akan merasakan sakit saat plester ditempelkan. Namun jarum-jarum ini cukup panjang untuk menembus permukaan kulit sehingga vaksin bisa masuk ke dalam tubuh dengan sempurna.

Distribusi Vaksin Campak yang Lebih Mudah

Teknik pemberian vaksin terbaru ini mengeliminasi banyak kendala dalam pemberian vaksin seperti yang sudah kami sebutkan sebelumnya. Vaksin yang berada dalam micro-needles tersebut memerlukan maintenance yang lebih mudah jika dibandingkan dengan vaksin dalam bentuk cair. Penyimpanannya dalam rantai dingin (cold-chain) tidak perlu seketat vaksin biasa sehingga pengiriman plester vaksin ke tempat-tempat terpencil akan lebih mudah. Karena mudah digunakan, kita juga tidak memerlukan bantuan tenaga medis khusus untuk menyuntik, plestednya tinggal dilekatkan di kulit dan vaksin pun masuk ke tubuh. Ditambah lagi, metode ini relatif lebih aman dibanding penggunaan jarum suntik biasa bagi para tenaga medis karena akan meminimalisir resiko terluka oleh jarum bekas pakai. Namun plester vaksin ini masih dalam pengembangan. Karenanya masih harus kita tunggu saat beredarnya nanti apakah plester ini akan merevolusi dunia vaksinasi? kita lihat saja. -Db

Author Info

admin

No Comments

Post a Comment

2 + 1 =

×
Hallo