Cacar Monyet (Monkeypox) Ditemukan di Singapura

Cacar Monyet (Monkey Pox) belakangan ini diberitakan muncul di Singapura. Kabarnya, penyakit ini dibawa oleh seorang warga negara Nigeria yang datang mengunjungi Singapura untuk menghadiri sebuah acara workshop. Departemen Kesehatan Singapura pun langsung melakukan karantina kepada warga negara Nigeria tersebut
serta orang-orang yang mengalami kontak langsung dengannya.

Cacar Monyet : Apakah Berbahaya?

Virus ini masih merupakan ‘saudara’ dari penyakit yang lebih berbahaya bagi manusia dan sudah dinyatakan punah pada tahun 1980 oleh WHO (World Health Organization) : Small Pox. Small Pox atau juga dikenal dengan nama variola menunjukan gejala seperti cacar (varicella)

Gejalanya meliputi :

  • Demam
  • Muntah
  • Munculnya ruam pada seluruh tubuh

Tonjolan-tonjolan kecil berisi air akan tumbuh pada ruam di kulit ini namun karakteristiknya berbeda dengan yang kita lihat pada cacar air. Pada small pox, tonjolan-tonjolan kecil berisi air tersebut perlahan akan pecah dan meninggalkan bekas luka yang khas

Bayi yang terular small pox

Small pox memiliki tingkat keparahan yang berbeda-beda. Pada kasus yang lebih parah, pada kulit penderita tidak akan terlihat tonjolan-tonjolan. Namun gejalanya akan disertai pendarahan dan yang paling mengerikan, pendarahan ini terjadi di dalam tubuh termasuk pendarahan pada organ-organ dalam (ginjal, liver, kantung kemih, dll.)

Kondisi yang fatal ini menyebabkan tingginya angka kematian akibat small pox. Tingkat mortalitasnya mencapai 30% dari jumlah penderita.

Lalu bagaimana dengan Cacar Monyet?

Gejala cacar monyet (monkeypox) lebih ringan dibandingkan small pox. Gejalanya yang mirip dengan penyakit kulit lain seperti cacar air, campak, dsb. Membuatnya sulit untuk dideteksi secara kasatmata. Karenanya dibutuhkan tes laboratorium untuk memastikan diagnosis yang tepat.

Gejalanya biasanya akan muncul 14-21 hari sejak pertama kali terinfeksi. Gejala yang muncul biasanya adalah :

  • demam
  • sakit kepala hebat
  • limfadenopati (pembengkakan kelenjar getah bening)
  • sakit punggung
  • mialgia (nyeri otot)
  • dan asthenia (kekurangan energi).
  • Ruam kulit muncul mulai di wajah dan kemudian menyebar ke bagian tubuh lain

Meskipun gejalanya cukup ringan, namun di benua asalnya, Afrika, penyakit ini tercatat cukup mematikan. Menurut data, pada tahun 1970-1986 terdapat 400 kasus monkey pox dengan angka kematian mencapai hingga 10%.

Penularan Cacar Monyet

Penyakit ini merupakan jenis zoonosis (penularan ke manusia melalui hewan). Dikabarkan bahwa virusnya menular melalui gigitan atau melalui darah, cairan tubuh, lesi kulit, dan membran mukosa dari berbagai jenis binatang liar seperti tikus, tupai, dan primata yang terinfeksi.

Tapi selain itu virusnya juga bisa menyebar antar manusia melalui udara (bersin dan batuk) dan cairan tubuh orang yang terinfeksi.

Author Info

admin

No Comments

Post a Comment

one × five =

×
Hallo