Imunisasi Ibu Hamil, Perlukah?

Imunisasi Ibu Hamil – Banyak orang tidak mengetahui bahwa imunisasi juga diperlukan bagi Ibu hamil, tidak hanya untuk anak-anak. Mari kita simak penjelasan singkat dari dr Kristoforus Hendra Djaya di bawah ini.

Dari penjelasan beliau kita dapat mempelajari beberapa hal. Saat ini ada 2 jenis imunisasi yang direkomendasikan untuk Ibu hamil. Kedua vaksin tersebut adalah vaksin influenza dan DPT.

1. Imunisasi Ibu Hamil : Influenza

Influenza sendiri sebenarnya adalah imunisasi yang sudah bisa diberikan bahkan pada anak usia 6 bulan. Namun tidak khusus untuk anak-anak saja, imunisasi ini juga dianjurkan untuk orang dewasa dan khususnya ibu hamil. Dulu, vaksin ini tidak boleh diberikan pada orang yang memiliki alergi terhadap telur, namun berkat riset dan pengembangan ilmu pengetauan, saat ini hal tersebut tidak menjadi masalah lagi sehingga orang yang alergi telur pun boleh diberikan vaksin influenza

Kapan Sebaiknya Disuntik Vaksin Influenza?

Terkadang ada patokan trimester khusus bagi Ibu hamil untuk mendapatkan tindakan medis tertentu. Namun vaksin influenza bisa diberikan pada ibu hamil di trimester berapapun. Hanya saja tentunya jika didapatkan pada awal masa kehamilan akan lebih baik. Karena ini artinya vaksin bisa melindungi Ibu dan janinnya lebih lama.

Kenapa Suntik Vaksin Influenza Penting untuk Ibu Hamil?

Imunisasi Influenza pada saat kehamilan dapat membantu :

  • Mencegah influenza dan komplikasinya. Flu sangat mungkin menjadi berat jika diderita oleh ibu hamil. Terkena flu saat sedang mengandung, bisa membuat Anda perlu dirawat di rumah sakit. Mendapatkan suntikan imunisasi Influenza saat kehamilan akan mengurangi resiko Anda terkena flu
  • Mencegah kemungkinan bayi terkena masalah kesehatan saat lahir karena flu. Demam yang disebabkan oleh flu pada awal usia kehamilan dapat meningkatkan kemungkinan bayi terkena cacat saat lahir
  • Melindungi bayi setelah lahir. Bayi yang baru lahir rentan terkena flu. Tapi vaksin influenza tidak boleh diberikan pada anak hingga berusia 6 bulan. Vaksin flu yang didapatkan oleh Ibu saat kehamilan akan membentuk antibody yang juga memengaruhi janin. Antibody ini akan membantu melindungi bayi dari influenza setelah lahir.

2. Imunisasi Ibu Hamil : Tdap

Vaksin Tdap atau vaksin tetanus, difteri, dan pertussis.

Apa itu Pertussis / Batuk Rejan?

Pertussis / batuk rejan adalah penyakit yang sangat menular. Batuk yang muncul pada pasien yang terjangkit pertussis frekuensinya akan sangat sering dan bahkan akan membuat pasien kesulitan bernapas hingga menyebabkan kematian terutama jika menjangkit anak berusia di bawah 3 bulan.

Berikut adalah video dari youtube mayo clinic yang memberikan gambaran cukup jelas mengenai seperti apa derita seorang anak yang terkena pertussis. Menonton video ini akan membuat Anda sedih. Kami tidak tega menonton video ini bahkan lebih dari 10 detik :

Kapan Sebaiknya Ibu disuntik Imunisasi Tdap?

Kapan saja selama masa kehamilan boleh. Namun saat yang paling direkomendasikan adalah saat diantara minggu 27 – 36. Saat inilah yang memberikan proteksi maksimal terhadap si buah hati. Antibodi yang tercipta pada tubuh ibu saat sedang hamil akan ditransfer kepada janin. Antibodi ini akan mampu melindungi si kecil hingga berusia 2 bulan dan sudah siap untuk mendapatkan vaksin Dpt.

Author Info

admin

No Comments

Post a Comment

18 + 12 =

Open chat
Hallo
Powered by