Waspadai Malaria saat Wisata Safari

wisata safariTahun 2013, 500 ribu jiwa meninggal karena Malaria, kasus paling banyak terjadi di benua Afrika. Hingga saat ini belum diketahui bagaimana penanganan Malaria agar dapat dikendalikan. Baru-baru ini dunia farmasi mendapatkan berita baik terkait Malaria. Dalam sebuah penelitian ditemukan pemberian kombinasi obat HIV yang juga dapat mencegah infeksi dari gigitan nyamuk.

Penelitian ini melibatkan lebih dari 170 bayi yang mendapatkan HIV-positif dan anak-anak berusia hingga 6 tahun di Uganda yang menerima obat anti-malaria dan pengobatan HIV, termasuk baik kombinasi dari PI lopinavir dan ritonavir, atau kelas obat yang disebut non- nucleoside reverse transcriptase inhibitor (NNRTI). Meskipun obat anti-malaria dan tindakan pencegahan lainnya seperti penggunaan kelambu dapat mencegah malaria.

MENGENAL MALARIA

Malaria adalah penyakit yang ditularkan nyamuk. Mereka yang menderita malaria sering mengalami demam, menggigil,dan sakit seperti flu. Selama masa penyembuhan , mereka dapat mengembangkan komplikasi parah dan dapat berakhir dengan kematian. Pada tahun 2013 diperkirakan 198 juta kasus malaria terjadi di seluruh dunia dan 500.000 orang meninggal, sebagian besar terjadi di beberapa wilayah Afrika.

Infeksi parasit malaria dapat mengakibatkan berbagai gejala, mulai dari gejala yang sangat ringan hingga penyakit yang berat dan bahkan kematian. Penyakit malaria dapat dikategorikan sebagai rumit atau berat. Secara umum, malaria merupakan penyakit dapat disembuhkan jika didiagnosis dan diobati segera dan benar.

Semua gejala klinis yang terkait dengan malaria disebabkan oleh parasit. Ketika parasit berkembang pada eritrosit, banyak zat limbah dikenal dan tidak dikenal seperti pigmen hemozoit dan faktor beracun lainnya terakumulasi di dalam sel darah merah yang terinfeksi.

PENCEGAHAN MALARIA

Salah satu upaya pencegahan malaria melibatkan melindungi diri terhadap gigitan nyamuk dan mengonsumsi obat anti-malaria. Banyak ahli kesehatan merekomendasikan agar anak-anak dan wanita hamil menghindari bepergian ke daerah-daerah epidemik Malaria. Tahun 2016 akan keluar vaksin Malaria sedang dalam tahap uji konsumen.  Untuk mencegah gigitan nyamuk, ada beberapa hal yang dapat dilakukan:       Jika sudah mulai senja, hindarilah untuk keluar rumah. Usahakanlah berada di dalam ruangan yang memiliki A.C.      Gunakanlah pakaian yang dapat melindungi. Pilihlah celana panjang yang dipadu dengan kemeja lengan dan berbahan nyaman.

  • Gunakan jaring tidur (kelambu) disemprot dengan atau direndam di dalam insektisida seperti permetrin atau deltametrin . Namun pastikan bahwa insektisida ini masih bekerja melawan nyamuk di mana Anda berada.

Jangan lupa untuk membawa spray pelindung dari nyamuk selama Anda berada di luar ruangan.       Berusahalah untuk berhati-hati selama berada di luar ruangan, terutama jika Anda sedang hamil, masih kecil atau berusia lanjut usia.

Author Info

No Comments

Post a Comment