Waspada Diabetes mellitus Tipe 2 Hantui Anda

image002Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit yang ditakuti di seluruh dunia. Penyakit yang muncul akibat kadar gula darah yang berada di atas normal ini tidak hanya mengakibatkan Anda mengidap serangan jantung, tetapi juga kebutaan, gagal ginjal, hinga amputasi atau pun kematian. Di Amerika, Diabetes mellitus berada di peringkat ketujuh dari 10 penyakit berbahaya di Amerika. Di Indonesia, berdasarkan data depkes pada tahun 2013, penderita diabetes mellitus sendiri sudah mencapai 12 juta orang lebih atau sekitar 6 persen dari total populasi Indonesia.

Namun, siapa sangka kalau penyebab munculnya Diabetes mellitus terbagi atas dua macam, yakni diabetes mellitus tipe 1 dan tipe 2. Nah, dari kedua macam tersebut, setiap orang paling rentan terserang penyakit diabetes mellitus tipe 2. Kenapa? Hampir seluruh penderita diabetes disebabkan diabetes mellitus tipe dua. Di Amerika, sekitar 90-95 persen penderita diabetes mellitus di Amerika adalah penderita diabetes mellitus tipe 2. Di Indonesia, 80 persen penderita diabetes mellitus merupakan penderita diabetes mellitus tipe 2.

Mengapa jumlah penderita diabetes mellitus tipe 2 hingga sebesar itu dan seperti apa sih sebab munculnya diabetes tipe 2? Diabetes mellitus tipe 2 merupakan diabetes yang terjadi akibat satu di antara dua factor. Faktor pertama adalah insulin yang dihasilkan tidak bisa mengolah kadar gula dalam darah. Hal ini mengakibatkan insulin tidak bisa mengolah glukosa dengan baik. Faktor kedua adalah jumlah insulin tidak cukup dibandingkan jumlah gula dalam darah. Kedua factor ini bisa muncul akibat dari gaya hidup yang tidak sehat. Gaya hidup tidak sehat ini berupa mengonsumsi makanan berlebihan hingga akhirnya menyebabkan obesitas dan kurang berolahraga. Selain factor obesitas dan kurang olahraga, factor keturunan juga bisa menjadi factor seseorang menderita diabetes mellitus tipe 2.

Umumnya, orang yang menderita diabetes mellitus tipe 2 akan mengalami gejala diabetes layaknya penderita diabetes mellitus umumnya. Mereka akan mudah haus, sering buang air kecil, mudah lelah, serta luka lambat sembuh. Selain, penderita diabetes mellitus tipe 2 juga akan mengalami gejala layaknya tipe 1 yakni muda lapar, mudah gatal serta infeksi di sekitar vagina atau penis, berat badan dan massa otot menurun, pandangan kabur, serta infeksi kulit. Mereka yang menderita diabetes mellitus tipe 2 juga akan mendapat gejala berupa pandangan kabur, mulut mudah kering, mudah mengantuk, sering buang air kecil, serta pusing-pusing. Akan tetapi, penderita diabetes mellitus tipe 2 lebih ringan dan sulit terdeteksi dibandingkan penderita diabetes mellitus tipe 1.

Apabila tidak ditangani dengan baik, penderita diabetes mellitus tipe 2 akan mengalami komplikasi berupa kerusakan syaraf dan pembuluh darah halus. Umumnya, kerusakan ini dapat terlihat dengan munculnya rasa mual, muntah, diare, dan konstipasi. Kemudian, penyakit ini juga bisa membuat aliran darah di kaki menjadi bermasalah. Umumnya, orang sudah komplikasi di kaki akibat diabetes mellitus akan mengalami kulit di kaki mudah panas dan luka tidak kunjung sembuh di kaki.

Komplikasi lain yang berbahaya dari diabetes mellitus tipe 2 adalah memicu sejumlah penyakit. Penyakit yang paling mengganggu apabila Anda tidak segera menangani diabetes mellitus Anda adalah penyakit jantung dan stroke. Kedua penyakit ini bisa menyerang Anda karena adanya hambatan aliran darah di dalam tubuh. Selain itu, Anda juga bisa menderita kerusakan retina dan kerusakan ginjal akibat diabetes mellitus tipe 2. Bahkan, Anda bisa saja keguguran atau disfungsi ereksi akibat diabetes mellitus.

Untuk mengobati penderita diabetes mellitus tipe 2, Anda harus membiasakan untuk hidup sehat. Usahakan mengonsumsi makanan sehat sesuai kebutuhan tubuh. Selain mengonsumsi makanan, Anda juga harus membiasakan diri untuk berolahraga secara teratur. Olahraga teratur mampu mengobati penderita diabetes mellitus tipe 2. Tidak hanya makan dan olahraga, Anda juga membiasakan pemantauan gula darah. Sebaiknya, Anda menjalani tes HbA1c. Tes ini berguna untuk mengetahui konsentrasi gula darah pada tiap 2-3 bulan. Pemeriksaan ini akan memperlihatkan tingkat kadar gula darah dalam beberapa bulan terakhir, serta keefektifan pengobatan Anda. Tidak lupa, konsumsi obat penurun diabetes mellitus sesuai rekomendasi dokter agar Anda dapat segera sembuh.

Untuk Anda yang tidak ingin menderita diabetes mellitus, Anda bisa memulai dengan cara mengonsumsi makanan sehat dengan jumlah cukup setiap hari. Anda juga sebaiknya luangkan waktu untuk berolahraga untuk menjaga kadar gula darah Anda. Selain itu, mulailah untuk menangani stress terutama dalam bekerja. Stress dalam bekerja bisa mempengaruhi Anda untuk mengonsumsi makanan secara berlebihan.

Bagaimana? Mudah bukan?

 

Author Info

admin

No Comments

Post a Comment

error: Content is protected !!