Vaksinasi HPV – Penyakit HPV Sangat Berbahaya

Vaksinasi HPVKanker serviks salah satu hal yang sangat ditakutkan bagi kebanyakan wanita baik di Indonesia maupun di luar Indonesia. Karena kanker ini menduduki peringkat pertama dari semua kanker yang menyerang wanita di seluruh dunia. Kanker ini telah diketahui dan disebabkan oleh sejenis virus yang dinamakan HPV yang merupakan singkatan dari Human Papiloma Virus. Virus ini terdiri dari berbagai macam tipe. Namun terdapat 2 tipe yang paling membahayakan, yaitu HPV tipe 16 dan 18.

HPV merupakan virus yang pintar sehingga tidak dapat terdeteksi oleh sistem imun tubuh. Manfaat vaksinasi HPV adalah untuk membentuk antibodi yang melapisi virus agar tidak dapat masuk ke dalam sel.

Kanker serviks merupakan tumor ganas yang mengenai lapisan permukaan dari mulut rahim, dimana sel-sel permukaan tersebut mengalami penggandaan dan berubah sifat tidak seperti sel yang normal. Kanker serviks atau kanker mulut rahim adalah pembunuh perempuan nomor 1 di Indonesia. Diperkirakan 20 perempuan meninggal setiap harinya karena kanker tersebut.

Virus ini ditularkan melalui hubungan seksual. Namun tidak semua infeksi HPV dapat berkembang menjadi kanker serviks. Jika seorang wanita terinfeksi dengan HPV yang tipe lain yang tidak  begitu berbahaya, maka dengan kekebalan tubuhnya, wanita tersebut dapat terhindar dari kanker serviks.

Penyakit HPV menular lewat hubungan seksual dan menginfeksi daerah dubur dan alat kelamin pada pria maupun wanita. Saat ini, terdapat 130 tipe HPV yang berhasil diindentifikasi dengan 12 tipe berisiko mengakibatkan keganasan. Wanita usia 20 sampai 24 tahun dan pria berusia 25 hingga 29 tahun menjadi sasaran utama HPV, apalagi bagi yang memiliki lebih dari satu pasangan seksual dan merokok.

Vaksin HPV terdiri atas quadrivalen untuk tipe 6, 11, 16, 18, serta bivalen untuk 16 dan 18. Vaksin ini diberikan tiga kali selama enam bulan dengan vaksin kedua berjarak satu bulan untuk bivalen dan dua bulan untuk quadrivalen.

Tindakan pencegahan agar tidak terkena kanker serviks adalah dengan hidup sehat mencegah kanker, mencegah agar tidak memiliki faktor resiko yang tinggi. Selain itu, perlu juga melakukan vaksinasi HPV, vaksinasi dapat dilakukan mulai usia 10-55 tahun.

Baca juga :

Ciri-ciri perempuan menderita kanker serviks 
Vaksinasi kanker serviks – Deteksi kanker serviks sejak dini
Beberapa hal yang memicu kanker serviks
Bagaimana pencegahan dan pengobatan Kanker Rahim
Kanker Serviks dapat di cegah dengan vaksin HPV
Indonesia jumlah penderita kanker serviks terbanyak
Kanker serviks bukan penyakit keturunan

Author Info

admin

No Comments

Comments are closed.