Vaksin Tetanus Toxoid TT Pada Ibu Hamil

Vaksinasi Tetanus Toxoid (TT) adalah vaksin yang direkomendasikan oleh WHO (World Health Organization) untuk diberikan kepada ibu hamil. Tujuan dari pemberian vaksin ini pada ibu hamil adalah untuk mencegah terjadinya tetanus pada bayi baru lahir serta ibunya.

Saat ini berdasarkan pedoman Depkes RI, vaksin TT dianjurkan pada ibu hamil sebanyak 2 kali pada trimester pertama (TT1) dan 4-8 minggu setelah TT 1 (TT2).

Tetanus sendiri adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Clostridium Tetani, bakteri yang dapat ditemukan di tanah dan saluran pencernaan hewan. Bakteri ini dapat menginfeksi manusia melalui luka terbuka yang terpapar oleh tanah atau kotoran yang mengandung bakteri Clostridium Tetani.

Pada wanita yang melahirkan di tempat yang tidak bersih, bakteri ini dapat masuk melalui luka terbuka dan menginfeksi ibu dan bayi. Penyakit ini sangat berbahaya terutama bagi bayi karena dapat menyebabkan kekakuan otot pada seluruh tubuh hingga dapat menyebabkan patah-patah pada tulang hingga gangguan pernafasan yang berujung pada kematian. Meskipun rekomendasi yang diberikan adalah vaksinasi saat kehamilan, pemberian vaksin TT sebelum menikah juga diperbolehkan, namun sifatnya tidak wajib.

Vaksinasi lain yang dianjurkan untuk diberikan sebelum menikah antara lain :

  • Vaksin HPV (human papilloma virus) untuk mencegah terjadinya infeksi HPV serta mengurangi risiko terjadinya kanker serviks akibat infeksi HPV
  • Vaksin Hepatitis B untuk mencegah infeksi Hepatitis B yang dapat menular melalui hubungan seksual
  • Vaksin MMR (Mumps-Measles-Rubella) untuk mencegah terjadinya ketiga penyakit tersebut. Vaksin Rubella sangat penting diberikan terutama 1 bulan sebelum merencanakan kehamilan.
  • Vaksin varicella untuk mencegah terjadinya penyakit cacar air. Meskipun tidak membawa dampak yang serius bagi bayi, vaksin ini disarankan untuk diberikan 1 bulan sebelum merencanakan kehamilan.

Author Info

admin

No Comments

Post a Comment

3 × 1 =