Vaksin Pneumonia Bagi Orang Dewasa

Antibiotik merupakan obat untuk menanggulangi Pneumonia. Pemberian antibiotik yang tidak rasional akan mengakibatkan dampak negatif, selain dari resistensi, hari rawat inap yang lama di rumah sakit dan kerusakan organ tubuh lain karena penggunaan antibiotik yang berlebih. Oleh karena itu, daripada mengobati, lebih baik melakukan upaya pencegahan. Bukan hanya bayi dan anak saja yang memerlukan vaksin IPD. Anda yang dewasa pun membutuhkan vaksin pneumokokus.

Jenis- jenis Vaksin IPD

Ada vaksin yang dapat mencegah invasi bakteri utama penyebab pneumonia, Streptococcus pneumonia (dikenal juga sebagai Pneumococcus). Ada 3 jenis vaksin pneumonia, PPSV23 (pneumococcal polysaccharide vaccine ) untuk melawan 23 tipe bakteri, dan PCV13, (pneumococcal conjugate vaccine) yang melindungi Anda dari 13 jenis bakteri. Vaksin ini tidak menjamin Anda bebas 100 persen dari pneumonia, namun kegunaan vaksin ini adalah mencegah komplikasi serius jika terkena pneumonia. Ada jenis PCV yang lebih sedikit (minimal) untuk mencegah pneumonia, yaitu Synflorix yang melawan 10 bakteri penyebab pneumonia.

  • Prevenar (PCV 13) digunakan untuk bayi hingga manula
  • Synflorix (PCV 10 ) digunakan untuk bayi dan anak- anak
  • Pneumo 23, Pneumovax23 (PPSV23) digunakan untuk anak di atas 2 tahun hingga manula

Berapa dosis yang dibutuhkan untuk vaksin Pneumokokus ?

Menurut rekomendasi Satgas Imunisasi Dewasa, selayaknya orang dewasa mendapatkan 1 kali suntikan PCV 13, kemudian diikuti PPSV23 pada 2 bulan berikutnya, kemudian booster PPSV23 tiap 3 tahun. Vaksin diberikan di lengan bagian atas.

Siapa yang sebaiknya mendapatkan vaksin IPD ?

• Semua orang dewasa usia 65 tahun ke atas.

• Semua orang usia 2-64 tahun yang telah lama menderita:

-          Penyakit jantung

-          Penyakit paru-paru

-          Penyakit Sel sabit

-          Diabetes

-          Kecanduan alkohol

-          Sirosis

-          Kebocoran cairan otak dan tulang belakang atau

-          implantasi koklea.

• Semua orang usia 2-64 tahun yang menderita penyakit yang mengurangi perlawanan tubuh terhadap infeksi, misalnya:

-          Penyakit Hodgkin

-          Kanker kelenjar getah bening

-          Gagal ginjal

-          myeloma multipel (kanker sel-sel plasma darah)

-          sindrom nefrotik (penyakit yang menyebabkan kerusakan ginjal sehingga ginjal mengeluarkan protein dalam jumlah besar dari darah ke dalam air kencing)

-          Kerusakan limpa atau tidak ada limpa

-          Pencangkokan organ tubuh

• Semua orang usia 2-64 tahun yang sedang meminum obat atau menjalani perawatan yang menurunkan perlawanan tubuh terhadap infeksi, misalnya:

-          steroid dalam jangka waktu lama

-          Obat kanker tertentu

-          Terapi radiasi

• Semua orang usia 19-64 tahun yang:

-          merokok

-          menderita asma

Adakah Efek Samping dari Vaksin IPD ?

Kira-kira separuh dari jumlah orang yang mendapatkan PPSV mengalami efek samping ringan, misalnya kemerah-merahan atau rasa sakit di bagian yang mendapat suntikan.

Kurang dari 1% menderita demam, ngilu otot, atau berbagai reaksi lokal yang lebih parah.

Seperti layaknya obat manapun, vaksinasi dapat menimbulkan resiko berupa reaksi alergi namun sangat kecil.

Harga vaksin IPD masih agak mahal karena Indonesia belum mampu membuat vaksin ini. Harga vaksin IPD untuk dewasa tergantung merk yang digunakan, di klinik kami ada yang berkisar 500 ribuan hingga kurang dari 900 ribu. Harga ini sangat murah dibandingkan kehilangan nyawa dan biaya rawat inap karena pneumonia.

Informasi lebih lanjut mengenai vaksin IPD

Klinik Vaksin In Harmony

 

Author Info

admin

No Comments

Comments are closed.

error: Content is protected !!