Vaksin Meningitis – Waspadai Meningitis Saat Ingin Berpergian Ke Luar Negeri

Meningitis adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dan bakteri (tapi lebih sering oleh bakteri) yang bisa menular melalui udara seperti batuk, dan bersin serta makanan yang terkontaminasi. Setiap tahun, lebih dari 1,7 juta orang di dunia menderita meningitis, sekitar 10 % pasien akan meninggal dan 20 % mengalami kerusakan menetap seperti tuli, kerusakan otak, dan kehilangan ingatan jika sudah mengalami septikemia.

Indonesia bukan endemis penyakit meningitis, sehingga penyakit ini hanya bisa tertular jika Anda bepergian ke luar negeri. Endemis meningitis adalah kawasan Afrika dan semakin banyak tersebar di Arab Saudi karena banyaknya orang yang datang dari seluruh dunia untuk melaksanakan ibadah haji atau umroh.

Untuk Anda yang ingin melaksanakan ibadah haji, bisa melakukan vaksin meningitis di Dinas Kesehatan, dan untuk umroh bisa dilakukan di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Jika sudah melakukan vaksin, Anda akan menerima surat berwarna kuning bernama ICV (International Certificate of Vaccination or Prophylaxi). Surat ini berisi keterangan nama, alamat, jenis kelamin, jenis vaksin, nomor kode buku (running number), tanggal penyuntikan, nama dokter yang menyuntik. Biasanya kedubes Arab Saudi mewajibkan surat ICV ini sebagai lampiran untuk mendapatkan visa, namun sering dipalsukan, padahal justru merugikan diri Anda sendiri jika memalsukan surat ini. Maka, kini sudah tersedia ICV ber-barcode, sehingga tidak lagi bisa dipalsukan.

Sedangkan Anda yang traveling ke luar negeri untuk keperluan lain selain umroh atau haji, bisa melakukan vaksin meningitis di kami in harmony clinic, selain itu anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter kami untuk vaksin apa saja yang sebaiknya anda dapatkan sebelum berpergian ke luar negeri, agar anda bisa terhindar dari berbagai macam penyakit yang ada di negara tersebut.

Vaksin sebaiknya dilakukan 10-14 hari sebelum keberangkatan sebab antibodi baru terbentuk 2 minggu setelah penyuntikan. Kekebalan vaksin bertahan selama dua tahun, sehingga Anda baru boleh mengulangi vaksin dua tahun kemudian.

 

Baca juga:

Meningitis untuk para calon jamaah Haji dan Umroh
Apa itu penyakit Meningitis??
Vaksinasi sebelum mengunjungi negara Arab Saudi
Meningitis dapat di cegah dengan vaksinasi
Syarat untuk Haji dan Umroh harus di vaksinasi dulu
 

Author Info

admin

No Comments

Comments are closed.

error: Content is protected !!