Vaksin Influenza – Jangan Anggap Remeh Penyakit Influenza

Mendengar kata influenza biasanya orang langsung mengaitkannya dengan penyakit remeh karena gejalanya hanya batuk, pilek, atau demam. Padahal, penyakit ini sangat menular dan bisa menyebabkan komplikasi serius, terutama pada mereka yang sistem kekebalan tubuhnya rendah.

Virus influenza juga sering bermutasi sehingga seringkali menyebabkan kejadian luar biasa, baik berupa epidemi maupun pandemi, diantaranya adalah kasus flu burung H5N1 atau flu babi H1N1.

“Setiap tahun virus ini selalu mengalami evolusi. Serangannya beragam sesuai strain atau jenis virusnya,” .

Evolusi virus flu menyebabkan antigen yang terdapat pada permukaan virus berubah secara periodik sehingga bisa dihasilkan subtipe virus baru. Jika virus baru tersebut menular secara efesien antar manusia, maka bisa terjadi pandemi.

Penularan virus sangat mudah terjadi melalui udara dan percikan ludah kontak langsung dari seseorang yang terinfeksi. Masa inkubasi umumnya dua hari, tetapi dapat bervariasi antara 1 sampai 4 hari. Berat ringannya influenza tergantung virulensi virus dan pengalaman imunologis terdahulu dengan varian virus yang bersangkutan.

“Karena itu penting untuk suntik vaksin influenza, baik ketika usia anak, maupun ketika anda dewasa atau saat anda ingin melakukan perjalanan ke luar negeri.

Vaksin influenza merupakan jenis vaksin mati (inactivated vaccine). Untuk anak, vaksin ini diberikan pada usia di atas 6 bulan. Tadinya vaksin ini hanya ditujukan untuk orang di atas 50 tahun, atau dewasa dengan penyakit jantung, paru kronik, atau metabolisme. Vaksin influenza juga disarankan untuk wanita hamil pada trimester berapapun dan yang akan mengandung saat musim flu.

Untuk orang dewasa sebaiknya pemberian vaksin influenza diulang setiap tahun. Setiap vaksin akan menghasilkan daya tahan untuk tipe virus influenza tertentu. “Jenis suntikan dan strain yang beredar ditentukan WHO. Suntikan vaksin akan menghasilkan 80 persen perlindungan,” .

Untuk mereka yang akan berangkat haji, suntikan vaksin sebaiknya diberikan minimal 2 minggu sebelum sampai lokasi haji. Menurut Iris, hal ini disesuaikan dengan jangka waktu virus terbentuk. Suntikan sebaiknya diulang satu kali tiap tahun untuk membangun kekebalan tubuh terhadap virus influenza.

Gejala klasik influenza ditandai dengan demam tinggi (38-40 derajat celcius), nyeri otot, nyeri tenggorokan, batuk, dan nyeri kepala. Di masyarakat timbul anggapan setiap gejala batuk, pilek, demam adalah influenza. Sebenarnya gejala batuk, pilek, demam lebih tepat dianggap sebagai influenza like illness karena hanya sekitar 20 persen yang disebabkan oleh virus influenza. Penyebab lain seperti respiratory syncytial virus, rhinovirus, atau adenovirus.

 

Baca juga:

Cara mudah mencegah datangnya sakit flu
Flu terkadang menimbulkan komplikasi serius
Vaksinasi Influenza
Ibu hamil perlu di vaksin flu
Jaga kesehatan terhadap penyakit influenza
Siapa yang belum pernah terkena flu??
Influenza dapat disembuhkan
Infeksi influenza dapat memicu serangan asma dan memperburuk gejalanya
Vaksin flu atasi penyakit influenza
Cara mengatasi Influenza
Gejala klasik influenza
Atasi virus influenza dengan vaksin
Hindari flu sejak dini dengan vaksinasi

Author Info

admin

No Comments

Comments are closed.

error: Content is protected !!