Vaksin HPV / Kanker Serviks pada Anak Perempuan

KlinikVaksinasi.com – Kanker leher rahim adalah kanker penyebab kematian nomor dua di Indonesia setelah kanker payudara. Pada tahun 1991 saja, 28,66% kanker yang diderita wanita Indonesia adalah kanker serviks. Kanker ini merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi atau re-infeksi virus HPV (Human Papilloma Virus). Sekarang sudah ada vaksin pencegah HPV, yang mampu mencegah masuknya virus ke dalam tubuh.

Vaksin HPV yang telah beredar dibuat dengan teknologi rekombinan. Vaksin HPV berpotensi untuk mengurangi angka morbiditas dan mortalitas yang berhubungan dengan infeksi HPV genitalia. Terdapat 2 jenis vaksin HPV yaitu vaksin bivalen (tipe 16 dan 18, Cervarix®) dan vaksin quadrivalen (tipe 6, 11, 16 dan 18, Gardasil®). Vaksin ini mempunyai efikasi 96-100% untuk mencegah kanker leher rahim yang disebabkan oleh HPV tipe 16/18. Vaksin HPV telah disahkan oleh Food and Drug Administration (FDA) dan Advisory Committee on Immunization Practices (ACIP) dan di Indonesia sudah diizinkan badan POM RI.

Usia sekolah dan remaja merupakan kurun waktu dimana dapat terjadi paparan lingkungan yang luas dan beraneka ragam. Imunisasi pada usia ini pada umumnya adalah vaksinasi ulang atau booster untuk hampir semua jenis vaksinasi dasar pada usia lebih dini.

Vaksin kanker serviks ini BUKAN hanya diperuntukkan bagi orang yang berusia 9 – 26 tahun saja sebagaimana banyak artikel menggungkapkan, namun yang benar adalah VAKSIN HPV ini diberikan sejak usia 9 tahun hingga 55 tahun. Bagi yang pernah melakukan hubungan seksual atau mengalami pelecehan seksual, diperlukan pemeriksaan pap smear sebelumnya. Jika hasil pap smear masih baik, vaksin ini dapat diberikan.

Sediaan Vaksin HPV

Ada 2 jenis vaksin HPV di Indonesia, yaitu Gardasil dan Cervarix. Mungkin beberapa tahun lagi akan keluar vasin Gardasil 9. Berikut adalah tabel perbedaannya :

Cervarix

Gardasil

Gardasil-9

Usia Pemberian 10 – 55 tahun(berdasarkan penelitian) Perempuan dan laki – laki 9 – 26 tahun(berdasarkan penelitian) Perempuan 9 – 26 tahun,Laki- laki 9 – 15 tahun

(berdasarkan penelitian)

Isi HPV Tipe 16, 18 HPV Tipe 6, 11, 16, 18 HPV Tipe 6, 11, 16, 18, 31, 33, 45, 52, and 58
Kegunaan Mencegah kanker serviks Mencegah :·         Kanker serviks

·         Kanker vulva dan vagina

·         Kanker anus

·         Kutil kelamin

 

Mencegah :·         Kanker serviks

·         Kanker vulva dan vagina

·         Kanker anus

·         Kutil kelamin

·         Lesi prekanker serviks, vulva, vagina dan anus.

Interval pemberian Bulan 0 – 1 – 6 Bulan 0 – 2 – 6 Bulan 0 – 2 – 6
Efektifitas (penelitian) 95,3 – 100 % 98 % 98,2% – 100 %
Harga Murah Sedang Mahal

Jadwal Imunisasi Kanker Serviks pada anak perempuan :

Cervarix diberikan dengan jeda : bulan ke 0- 1 – 6

Gardasil diberikan dengan jeda : bulan ke 0 – 2- 6

Jadwal Imunisasi Kanker Serviks pada anak perempuan

Apa Kelebihan memvaksinkan Anak Anda di In Harmony Clinic ?

Datang dan membawa anak Anda untuk vaksinasi ke In Harmony Clinic dan Anda mendapatkan free konsultasi untuk vaksinasi. Semua dokter di In Harmony Clinic yang melayani vaksinasi sudah mendapat sertifikasi training vaksin, mengingat vaksinasi tidak diajarkan secara mendalam di fakultas kedokteran, maka kurang dari 20 % dokter yang paham vaksinasi di Indonesia. Jadi dokter kami akan memberikan saran mengenai vaksinasi apa saja yang diperlukan untuk anak Anda dan keluarga sesuai dengan kondisi medis tiap orang.

Klinik kami melayani penyuntikan masal di perusahaan dan komunitas, oleh karena itu kami membeli vaksin dalam jumlah besar dan masal sehingga kami mendapatkan diskon besar untuk tiap vaksinnya oleh karena itu kami pun dapat memberikan Anda harga yang tidak mahal untuk vaksin dibandingkan dengan harga di rumah sakit.

Stok vaksin kami selalu baru dan update, disimpan di lemari pendingin yang terstandar, oleh karena itu kualitasnya terjamin. Jika Anda membutuhkan vaksinasi, hubungi 021- 4220214 atau 021- 4248790 atau 021 – 5030 5050.

Bolehkah pria juga dilakukan vaksinasi?

Penelitian vaksinasi pada pria hanya ada pada Gardasil. Pemberian vaksinasi pada pria direkomendasikan guna mencegah kutil pada alat kelamin, menularkan infeksi yang dapat menyebabkan kutil maupun kanker pada partner seksual, mencegah kanker anal, penis, oral (mulut), kepala dan leher, dan papillomatosis pada saluran pernafasan.

Efek Samping Vaksinasi HPV

Efek samping mungkin saja timbul , namun tidak selalu timbul dan berbeda- beda tiap individu. Keluhan yang paling sering terjadi setelah penyuntikan adalah : nyeri, kemerahan, gatal, memar dan bengkak di lokasi penyuntikan.

Perdarahan di lokasi suntikan, nyeri kepala, demam, mual, pusing, lemas, diare, nyeri tenggorokan pernah dilaporkan sebagai kejadian pasca imunisasi HPV namun belum tentu berhubungan dengan vaksinasinya.

Pemberian vaksin Gardasil 9 dengan Menactra dan Adacel secara bersamaan dapat meningkatkan kejadian bengkak, oleh karena itu sebaiknya pemberiannya diberikan terpisah.

Table 1: Rates (%) and Severity of Solicited Injection-Site and Systemic Adverse Reactions Occurring within Five Days of Each Vaccination with GARDASIL 9 Compared with GARDASIL (Studies 1 and 3)

GARDASIL 9 GARDASIL
Post- dose 1 Post- dose 2 Post- dose 3 Post any dose Post- dose 1 Post- dose 2 Post- dose 3 Post any dose
Girls and Women 16 through 26 Years of Age
Injection-Site Adverse Reactions N=7069 N=6997 N=6909 N=7071 N=7076 N=6992 N=6909 N=7078
Pain, Any 70.7 73.5 71.6 89.9 58.2 62.2 62.6 83.5
Pain, Severe 0.7 1.7 2.6 4.3 0.4 1.0 1.7 2.6
Swelling, Any 12.5 23.3 28.3 40.0 9.3 14.6 18.7 28.8
Swelling, Severe 0.6 1.5 2.5 3.8 0.3 0.5 1.0 1.5
Erythema, Any 10.6 18.0 22.6 34.0 8.1 12.9 15.6 25.6
Erythema, Severe 0.2 0.5 1.1 1.6 0.2 0.2 0.4 0.8
Systemic Adverse Reactions n=6995 n=6913 n=6743 n=7022 n=7003 n=6914 n=6725 n=7024
Temperature ≥100°F 1.7 2.6 2.7 6.0 1.7 2.4 2.5 5.9
Temperature ≥102°F 0.3 0.3 0.4 1.0 0.2 0.3 0.3 0.8
Girls 9 through 15 Years of Age
Injection-Site Adverse Reactions N=300 N=297 N=296 N=299 N=299 N=299 N=294 N=300
Pain, Any 71.7 71.0 74.3 89.3 66.2 66.2 69.4 88.3
Pain, Severe 0.7 2.0 3.0 5.7 0.7 1.3 1.7 3.3
Swelling, Any 14.0 23.9 36.1 47.8 10.4 17.7 25.2 36.0
Swelling, Severe 0.3 2.4 3.7 6.0 0.7 2.7 4.1 6.3
Erythema, Any 7.0 15.5 21.3 34.1 9.7 14.4 18.4 29.3
Erythema, Severe 0 0.3 1.4 1.7 0 0.3 1.7 2.0
Systemic Adverse Reactions n=300 n=294 n=295 n=299 n=299 n=297 n=291 n=300
Temperature ≥100°F 2.3 1.7 3.0 6.7 1.7 1.7 0 3.3
Temperature ≥102°F 0 0.3 1.0 1.3 0.3 0.3 0 0.7

Table 2: Rates (%) of Unsolicited Injection-Site and Systemic Adverse Reactions Occurring among ≥1.0% of Individuals after Any Vaccination with GARDASIL 9 Compared with GARDASIL (Studies 1 and 3)

Girls and Women 16 through 26 Years of Age Girls 9 through 15 Years of Age
GARDASIL 9 N=7071 GARDASIL N=7078 GARDASIL 9 N=299 GARDASIL N=300
Injection-Site Adverse Reactions (1 to 5 Days Post-Vaccination, Any Dose)
Pruritus 5.5 4.0 4.0 2.7
Bruising 1.9 1.9 0 0
Hematoma 0.9 0.6 3.7 4.7
Mass 1.3 0.6 0 0
Hemorrhage 1.0 0.7 1.0 2.0
Induration 0.8 0.2 2.0 1.0
Warmth 0.8 0.5 0.7 1.7
Reaction 0.6 0.6 0.3 1.0
Systemic Adverse Reactions (1 to 15 Days Post-Vaccination, Any Dose)
Headache 14.6 13.7 11.4 11.3
Pyrexia 5.0 4.3 5.0 2.7
Nausea 4.4 3.7 3.0 3.7
Dizziness 3.0 2.8 0.7 0.7
Fatigue 2.3 2.1 0 2.7
Diarrhea 1.2 1.0 0.3 0
Oropharyngeal pain 1.0 0.6 2.7 0.7
Myalgia 1.0 0.7 0.7 0.7
Abdominal pain, upper 0.7 0.8 1.7 1.3
Upper respiratory tract infection 0.1 0.1 0.3 1.0

Kesimpulannya :

Vaksin HPV sangat aman diberikan

Author Info

No Comments

Post a Comment

error: Content is protected !!