Vaksin Herpes Zoster pada Usia Lanjut

Herpes ZosterPernahkah Anda mendengar bahwa nenek – kakek  perlu divaksin? Beberapa yang penting adalah vaksin pencegahan pneumonia (radang paru) dan herpes zoster (cacar ular). Cacar ular merupakan reaktivasi dari cacar air di masa muda. Seseorang yang pernah mengalami cacar air, setelah luka kering dan sembuh, sebenarnya ada virus yang tinggal, tertidur di saraf tulang belakangnya. Virus tersebut tidak aktif dan bersembunyi di sana hingga saat keadaan tubuh kurang fit, virus tersebut mulai aktif kembali dalam bentuk cacar ular/ herpes. Jadi hati-hati bagi Anda yang dahulu sudah pernah terkena cacar air, saatnya usia Anda beranjak senior, Anda memerlukan vaksin untuk mencegah aktifnya kembali cacar air Anda.

Herpes zoster bukan lesi di kulit saja namun terkait dengan saraf sensoris di bawah kulit tersebut. Orang yang menderita herpes zoster sering mangalami Post Herpetik Neuralgia, yang dirasakan adalah nyeri yang berat dan bertahan bulanan hingga tahunan walaupun lesi kulit sudah menyembuh.

Vaksin Herpes Zoster & Rekomendasinya

ZOSTAVAX adalah vaksin dari virus yang dilemahkan untuk mencegah cacar ular / herpes zoster / shingles pada pasien di atas 50 tahun. ZOSTAVAX tidak diindikasikan untuk mengobati herpes zoster akut atau Post Herpetik Neuralgia (PHN). ZOSTAVAX juga tidak dapat digunakan sebagai vaksin anti cacar air walaupun isinya adalah virus cacar air yang dilemahkan, karena vaksin zoster ini mencegah pernyakit herpes zoster, bukan cacar air.

Vaksin Herpes Zoster (Zostavax [Merck & Co., Inc.]) keluar lisensinya pada tahun 2006 dan direkomendasikan oleh Advisory Committee on Immunization Practices (ACIP) pada tahun 2008 untuk mencegah terjangkitnya seseorang dari herpes zoster (shingles) dan komplikasi herpes zoster pada kelompok usia lanjut ≥60 tahun. Badan POM- nya Amerika (Food and Drug Administration- FDA) menyetujui penggunaan Zostavax pada tahun 2011 untuk kelompok usia 50 – 59 tahun berdasarkan data penelitan dan range aman dalam penelitian.

Manfaat Vaksinasi Herpes Zoster

Zostavax dapat mengurang kemungkinan terkena cacar ular hingga rata- rata 50 %. Dan juga apabila menderita cacar ular, nyeri pun tidak terasa sangat berat.

Herpes Zoster 2

Pemberian Vaksin Herpes Zoster

Rekomendasi PAPDI (Persatuan Ahli Penyakit Dalam Indonesia) menyetakan bahwa dewasa di atas 59 tahun memerlukan vaksinasi herpes zoster. Oleh karena itu vaksin herpes zoster telah dimasukkan ke dalam jadwal imunisasi dewasa Indonesia pada tahun 2013.vaksinasi herpes zoster

Menurut penelitian yang masih terus berlangsung (kini 5 tahun sudah berlalu), proteksi herpes zoster dari vaksin ini masih tinggi, sehingga belum dibutuhkan booster. Namun kita masih menanti penelitian jangka panjangnya lagi.

Kontraindikasi Vaksinasi Cacar Ular

Kelompok berikut harus menunda vaksinnya :

  • Alergi berat terhadap gelatin, antibiotik neomycin, atau alergi terhadap komponen vaksin zoster. Beritahukan dokter anda jika Anda memiliki alergi tertentu.
  • Orang yang sistem imunnya rendah (AIDS, penggunaan kortikosteroid jangka panjang, pasien kanker yang menerima radiasi atau kemoterapi, kanker yang mengenai sumsum tulang belakang, seperti  leukemia kanker kelenjargetah bening).
  • Sedang hamil atau mungkin hamil. Sebaiknya menunda kehamilan 4 minggu setalah pemberian vaksin zoster.

Orang yang sakit ringan seperti batuk pilek biasa tetap boleh menerima vaksin herpes zoster ini.

Efek Samping Vaksin Herpes Zoster

Efek samping yang mungkin terjadi adalah :

  • Kemerahan, nyeri dan bengkak di daerah bekas suntikan (sekitar 1 dari 3 orang).
  • Nyeri kepala (1 dari 70 orang)

Kesimpulan

ACIP (Advisory Committee on Immunization Practices) di Amerika merekomendasikan pemberian vaksin Zoster pada orang di atas usia 60 tahun yang tidak memiliki kontraindikasi, termasuk orang yang sudah pernah menderita herpes zoster ataupun memiliki Post Herpetik Neuralgia. Vaksin harus ditawarkan oleh dokter layanan primer. Pemberiannya 0,65 cc secars subkutan, di lengan atas. Dosis ulangan (booster) belum dibutuhkan hingga saat ini (5 tahun penelitian). Vaksin Zoster bukan diindikasikan untuk mengobati serangan akut herpes zoster, ataupun untuk mencegah PHN pada pasien yang terkena serangan akut zoster dan bukan untuk mengobati PHN yang terjadi saat ini. Vaksin herpes zoster ini diberikan pada semua orang di atas 60 tahun tanpa mempedulikan apakah dia sudah pernah kena cacar air ataupun belum.

Author Info

admin

No Comments

Comments are closed.