Vaksin BCG Cegah TBC Tulang Belakang

Vaksin BCG Cegah TBC Tulang Belakang

Tuberkulosis tulang belakang terjadi akibat menyebarnya bakteri tuberkulosis dari paru-paru ke tulang belakang hingga ke keping/sendi yang ada di antara tulang belakang. Kondisi ini menyebabkan matinya jaringan sendi dan memicu kerusakan pada tulang belakang.

Seperti halnya tuberkulosis, keberadaan TBC tulang belakang sulit dideteksi. Pada umumnya, pasien mengalami nyeri punggung kronis yang tidak diketahui penyebabnya. Kondisi semacam ini bisa berlangsung sekitar empat bulan.

Selain nyeri punggung kronis, gejala umum tuberkulosis lainnya yang mungkin dirasakan sebagian penderita, antara lain :

  • Demam.
  • Berkeringat di malam hari.
  • Kehilangan berat badan.
  • Anoreksia (gangguan makan) yang memicu penurunan berat badan.
  • Sakit punggung yang terlokalisir.
  • Memiliki posisi tubuh yang tegak dan kaku.
  • Tulang belakang yang melengkung keluar menyebabkan punggung menjadi bungkuk (kifosis).
  • Pembengkakan pada tulang punggung.
  • Muncul benjolan pada pangkal paha yang menyerupai hernia.
  • Jika mengenai sistem saraf, kemungkinan akan ada gangguan saraf yang memengaruhi organ-organ tubuh.

Vaksinasi adalah tindakan pencegahan TBC tulang belakang yang paling utama. Vaksin yang diterima adalah vaksin Bacillus Calmette-Guerrin atau BCG. Vaksin ini wajib diberikan sebelum bayi berusia tiga bulan. Anak-anak, remaja, serta orang dewasa yang belum menerima vaksin BCG juga dianjurkan untuk menerima vaksin ini secepatnya walau akan berpengaruh pada penurunan tingkat efektivitas. Selain itu, beberapa tindakan pencegahan TBC tulang belakang berikut juga tak kalah penting, yaitu :

  • Bagi non penderita, kenakan masker jika berinteraksi dengan penderita TBC. Hindari pula berinteraksi dengan penderita terlalu sering.
  • Mulailah kebiasaan mencuci tangan secara teratur.
  • Pastikan rumah memiliki sirkulasi udara yang baik demi melancarkan pergantian udara di dalam rumah.

Author Info

admin

No Comments

Post a Comment

3 × five =