Siapa saja yang memerlukan vaksinasi Hepatitis A?

Artikel dibuat oleh : dr Meta Melvina

Orang yang bepergian ke daerah yang tinggi insidensi penyakit Hepatitis A nya

Imunisasi hepatitis A dianjurkan bagi mereka berusia satu tahun dan selama bepergian ke daerah di mana kejadian Hepatitis A sering didapatkan, seperti India, untuk waktu yang lama, terutama jika hygiene sanitasi dan makanan cenderung kurang bersih. Vaksin ini juga dianjurkan bagi semua individu yang akan berada di atau mungkin akan ditugaskan untuk waktu yang lama ke negara-negara endemik virus hepatitis A.

Meskipun hepatitis A biasanya tidak bergejala (ringan) pada anak-anak, infeksi ini dapat parah dan membutuhkan rawat inap. Bahkan anak-anak yang memperoleh infeksi ringan atau sub klinis hepatitis A mungkin menjadi sumber penularan infeksi kepada orang lain. Risiko penyakit untuk anak di bawah satu tahun rendah, dan vaksin tidak digunakan pada usia ini. Kita harus ambil aktif dalam mencegah penularan infeksi hepatitis A melalui makanan dan air.

Untuk wisatawan, vaksin hepatitis A sebaiknya diberikan setidaknya dua minggu sebelum keberangkatan, tetapi dapat diberikan kepada hari keberangkatan. Meskipun antibodi mungkin tidak akan terdeteksi selama 12-15 hari setelah penyuntikan vaksin hepatitis A monovalen, vaksin mungkin memberikan perlindungan sebelum antibodi dapat dideteksi menggunakan tes saat ini.

Imunisasi tidak dianggap diperlukan untuk orang-orang bepergian ke atau pergi untuk tinggal di utara atau Eropa Barat (termasuk Spanyol, Portugal dan Italia), atau Amerika Utara, Australia atau Selandia Baru.

Pasien yang Memiliki Penyakit Hati Kronis

Meskipun pasien dengan penyakit hati kronis belum tentu tertular hepatitis A, namun jika mereka tertular hepatitis A, dapat menghasilkan penyakit yang lebih serius pada pasien ini. Oleh karena itu sangat dianjutkan melakukan imunisasi terhadap hepatitis A untuk pasien dengan penyakit hati yang berat apapun penyebabnya. Vaksin ini juga dipertimbangkan untuk diberikan pada pengidap infeksi hepatitis B atau C kronik.

Pasien dengan Hemofilia (Drah Sulit Beku)

Sebagaimana standar yang ada bahwa proses inaktifasi virus mungkin tidak efektif untuk melindungi diri dari hepatitis A, pasien dengan haemophilia yang menerima plasma faktor pembekuan harus diimunisasi terhadap hepatitis A. pasien dengan haemophilia harus diimunisasi secara subkutan.

Men who have sex with men (MSM)

MSM dengan beberapa mitra seksual harus diberitahu tentang risiko hepatitis A dan kebutuhan untuk mempertahankan standar tinggi kebersihan pribadi. Imunisasi harus ditawarkan kepada individu-individu tersebut, terutama selama periode ketika wabah yang terjadi.

Pengguna Narkoba Suntik

Hepatitis A imunisasi direkomendasikan untuk pengguna narkoba suntikan dan dapat diberikan pada waktu yang sama seperti vaksin hepatitis B, sebagai sediaan terpisah atau gabungan.

Berkaitan dengan pekerjaan di bawah ini :

  1. Pekerja laboratorium
  2. Pekerja sosial di daerah kumuh dan padat penduduk
  3. Tukang sampah
  4. Orang yang bekerja dengan hewan primata / monyet : dokter hewan, perawat hewan, petugas kebun binatang.
  5. Petugas kesehatan
  6. Pengasuh di day-care (tempat penitipan bayi)
  7. Orang yang berkaitan dengan penyajian makanan

Hepatitis A rentan pada individu dengan pekerjaan tertentu

Vaksinasi Hepatitis A direkomendasikan untuk kelompok orang :

  • Pekerja Laboratorium : Para pekerja laboratorium banyak yang terekspose oleh virus Hepatitis A saat bekerja di laboratorium mikrobiologi dan unit infeksi. Mereka berisiko dan perlu dilindungi.
  • Pekerja Sosial: Similar considerations apply in other institutions where standards of personal hygiene among clients or patients may be poor. Wabah hepatitis A telah dikaitkan dengan penampungan anak cacat yang memiliki kesulitan belajar. Penularan penyakit terdapat terjadi lebih mudah dalam lembaga tersebut oleh karena itu imunisasi pekerja sosial dan penduduk perlu dilakukan. Pertimbangan-pertimbangan yang sama berlaku bagi orang- orang yang kurang mampu menjaga kebersihan diri.
  • Tukang sampah: Sampah busuk, tidak terawat sering kali terkontaminasi oleh hepatitis A. Penelitian di Inggris menunjukkan bahwa seseorang yang karena pekerjaannya sering terpapar limbah adalah faktor risiko independen untuk infeksi hepatitis A. Oleh karena itu, imunisasi dianjurkan bagi pekerja yang beresiko terhadap paparan berulang limbah mentah dan dilakukan evaluasi berulang.
  • Individu yang bekerja dengan hewan primata: Vaksinasi dianjurkan untuk mereka yang bekerja dengan primata yang rentan terhadap infeksi hepatitis A.

Vaksinasi Hepatitis A sebaiknya diberikan kepada :

  • Penyaji makanan : Pembuat paket makanan atau penyaji makanan di Inggris mendapatkan imunisasi rutin dari pemerintah sebagai suatu syarat bekerja, maka tidak didapatkan infeksi hepatitis A di antara mereka. Jika ada 1 kasus terjadi atau wabah terjadi, ada tim khusus (Tim Perlindungan Kesehatan Lokal) yang akan menginvestigasi dari mana penularan virus tersebut.
  • Pekerja Day Care: Infeksi Hepatitis A pada anak-anak cenderung tidak bergejala, dan mereka yang bekerja di pusat-pusat penitipan anak, khususnya orang yang mengasuh anak yang belum dilatih toilet training mungkin ada peningkatan risiko tertular hepatitis A. Dalam keadaan normal, risiko penularan hepatitis A dari dan ke petugas day care juga anak-anak dapat diminimalkan dengan memperhatikan kebersihan pribadi. Namun, jika ada kasus wabah Hepatitis A       di lingkungan yang teredukasi dengan baik, diperlukan imunisasi secara masal.
  • Petugas kesehatan: Kebanyakan pekerja kesehatan tidak termasuk dalam populasi berisiko dan vaksinasi ini sifatnya opsional.

Author Info

No Comments

Post a Comment

3 × five =