Resume Penyakit Gondongan (Mumps)

Penyakit GondonganMumps adalah nama lain dari Gondongan. Nama ini mungkin jarang terdengar, namun lebih sering disebut dengan paketan namanya, yaitu penyakit MMR (Mumps, Measles, Rubella). Penyakit ini dapat menjangkiti, bayi, anak- anak,  bahkan dewasa.

Gejala Sakit Gondongan / Mumps

Jika orang terkena virus mumps, akan terasa demam, nyeri kepala, nyeri sendi, nyeri dan pembengkakan pada kelenjar di samping pipi.

Namun ada 1 dari 3 orang yang terinfeksi virus ini namun tidak merasakan gejala, atau gejalanya sangat ringan. Gejala ini akan berakhir dalam 16 sampai 18 hari setelah tertular.

Kemungkinan Komplikasi dari Gondongan / Mumps

Gejala awalini dapat berlanjut menjadi tuli, radang selaput otak / meningitis (infeksi pada lapisan pembungkus otak dan saraf tulang belakang), pembengkakan dan nyeri pada testis atau ovarium. Komplikasi tergantung pada usia saat terkena gondongan.

Penyakit Gondongan (Mumps)Orang yang sudah divaksin pun masih mungkin terkena gondongan, kalaupun ini terjadi, komplikasinya akan sangat ringan. Pada anak yang kecil, gondong menyebabkan tuli permanen pada 1 : 20.000 anak yang terinfeksi. Radang otak terjadi pada 2 dari 100.000 anak yang terinfeksi.

Pada remaja, 4 dari 10 anak yang mengalami infeksi mumps, menyebabkan kemandulan/ infertilitas saat mereka dewasa akibat dari pembengkakan kelenjar testis/ ovariumnya. Kira-kira 1 dari 20 wanita yang ovariumnya terkena mumps, tidak menyebabkan kemandulan. Jika ibu hamil terkena mumps / gondongan pada awal kehamilannya,kemungkinan akan berlanjut dengan keguguran. Kemayian karena gondongan sangat jarang, tapi bisa terjadi jika gondongan terjadi pada orang berusia lanjut.

Bagaimana Penularan Gondongan / Mumps ?

Seperti halnya influenza dan pilek, virus mumps beredar di udara dari dropletbatuk dan bersin penderita gondong. Anak-anak juga dapat terinfeksi mumps melalui kontak langsung pada barang/ mainan yang sebelumnya sudah dimainkan oleh anak lain yang terinfeksi mumps. Seseorang yang menderita gondongan dapat menularkan gondongannya sejak 1 sampai 2 hari sebelum pembengkakan kelenjar terjadi. Dan pasien ini pun masih dapat menularkan virus gondongan ini ke mana-mana hingga 5 hari setelah gejala menghilang.

Author Info

admin

No Comments

Comments are closed.