Pentingnya vaksin kanker serviks

Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Kanker serviks sebagian besar disebabkan oleh virus yang ditularkan melalui hubungan seksual, yaitu Human Papillomavirus (HPV). Vaksin kanker serviks merupakan salah satu upaya untuk mencegah penularan virus tersebut.

Infeksi HPV pada wanita bisa menyebabkan pertumbuhan sel pada serviks yang abnormal. Pada sebagian wanita, gangguan tersebut kemudian dapat berkembang menjadi kanker serviks.

Untuk wanita, pemberian vaksin kanker serviks direkomendasikan sebanyak tiga dosis dalam tiga kali pemakaian. Vaksin pertama diberikan pada masa remaja, sejak usia 10 tahun, kemudian vaksin kedua diberikan satu atau dua bulan setelah vaksin pertama. Lalu, vaksin ketiga diberikan 6 bulan setelah vaksin pertama.

Ketiga dosis vaksin tersebut diyakini sebagai perlindungan jangka panjang dari infeksi HPV. Jika saat remaja dosis vaksin belum lengkap, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter untuk melengkapi dosis vaksin.

Tidak hanya wanita, pria pun dapat memperoleh manfaat dari vaksin HPV.  Bagi kaum pria, virus HPV juga dapat menyebabkan kutil kelamin, kanker anus, serta kanker tenggorokan.

Golongan pria yang direkomendasikan untuk memperoleh vaksin HPV yaitu pria yang berhubungan intim dengan sesama pria ataupun yang memiliki gangguan imunitas dan berusia 26 tahun atau lebih muda.

Jenis Vaksin

Virus HPV memiliki beragam jenis. Sekitar 40 persen dari seluruh jenis HPV dapat menyebabkan infeksi di daerah kelamin. Di samping itu, beberapa jenis tertentu juga dapat memicu kanker serviks.

vaksin hpvvaksin hpvvaksin hpvBerikut ini beberapa jenis vaksin HPV yang kini dapat dimanfaatkan :

  1. Jenis pertama yaitu Cervarix. Vaksin jenis ini akan mencegah infeksi HPV-16 dan HPV-18 yang secara umum sebagai penyebab kanker serviks. Vaksin HPV ini ditujukan hanya untuk wanita.
  2. Jenis kedua yaitu Gardasil. Digunakan untuk mencegah kanker dan pra kanker serviks, vulva, vagina dan anus. Selain mencegah infeksi yang disebabkan HPV-16, HPV-18, juga menangkal infeksi HPV-6 dan HPV-11 sebagai penyebab kutil kelamin. Untuk laki-laki, penggunaan vaksin ini dapat dilakukan pada usia 9-26 tahun.
  3. Jenis terakhir yaitu Gardasil 9. Cakupan pencegahan infeksi HPV dari vaksin ini lebih luas dari Gardasil sebelumnya, yaitu termasuk HPV-31, HPV-33, HPV-45, HPV-52, dan HPV-58 yang terkait erat sebagai penyebab kanker serviks. Untuk laki-laki, Gardasil 9 dapat digunakan untuk usia 9-15 tahun.

Efek Samping

Efek samping vaksinasi HPV umumnya terjadi sementara dan tergolong ringan. Beberapa efek yang sering dikeluhkan seperti bengkak, nyeri dan kemerahan di sekitar lokasi suntikan, serta sakit kepala.

Selain itu efek samping yang tidak terlalu sering ditemukan, yaitu demam, mual dan rasa sakit di sekitar lengan, tangan atau kaki, hingga munculnya ruam merah yang gatal. Kemudian ada pula efek sangat jarang terjadi, yaitu alergi.

Author Info

admin

No Comments

Post a Comment