imunisasi pcv

Pentingnya Imunisasi PCV

Risiko terkena infeksi yang diakibatkan bakteri Streptococcus Pneumoniae bisa menimpa siapa saja. Untuk mengurangi risiko tersebut, salah satu yang bisa dilakukan adalah menjalani imunisasi PCV.

Imunisasi PCV berisi vaksin pneumokokus yang berfungsi melindungi tubuh dari kemungkinan terkena infeksi pneumokokus. Infeksi ini berisiko berubah menjadi kondisi yang serius dan berakibat fatal. Beberapa kondisi medis yang bisa terjadi akibat infeksi ini adalah pneumonia, septikemia (sejenis keracunan darah), dan meningitis. Kemungkinan terburuk dari infeksi bakteri ini adalah kerusakan otak permanen atau bahkan kematian.

Kenapa Imunisasi PCV Dibutuhkan?

Mengingat risiko berbahaya yang bisa ditimbulkan oleh penyakit pneumokokus, maka pemberlakuan imunisasi PCV menjadi pilihan yang krusial. Yang juga menjadi perhatian adalah penyebaran penyakit ini yang bisa menimpa siapa saja, anak-anak maupun orang dewasa.

Vaksinasi sendiri dianggap cara paling tepat dalam upaya mencegah penyakit pneumokokus karena bisa menyerang anak-anak dan dewasa. Vaksin ini kemudian terbagi menjadi dua berdasarkan kelompok umur pasien, yaitu :

  1. Vaksin Orang Dewasa

Imunisasi PCV berguna untuk melindungi diri dari 23 jenis bakteri Streptococcus Pneumonia. Vaksin ini memakai bakteri mati sehingga tidak membuat pengguna mengalami sakit atau demam. Vaksin pneumonia jenis PPSV 23 ini diberikan setiap 3 tahun sekali. Mencakup perlindungan yang lebih luas strainnya.

Imunisasi PCV yang ke 2 adalah imunisasi Prevenar 13, mengandung 13 jenis strain pneumonia mati. Keuntungannya ialah jenis vaksin ini hanya perlu diberikan 1 x seumur hidup karena menginduksi kekebalan tubuh dalam jangka waktu yang sangat panjang.

Kedua vaksin tersebut bukan dipilih salah satu dalam penggunaannya, namun saling melengkapi. Diperlukan suntikan pertama PCV 13 dan kemudia dilengkapi per 3 tahunnya dengan PPSV 23.

  1. Imunisasi PCV Untuk Anak-Anak
Imunisasi PCV Untuk Anak-Anak

Vaksin yang disebut dengan konjugasi pneumokokus ini selain biasa diberikan secara rutin kepada bayi dan balita, cocok juga diberikan kepada orang dewasa berusia di atas 50 tahun. Imunisasi dengan vaksin jenis ini mampu melawan hingga 13 jenis Streptococcus Pneumonia.

Mereka Yang Membutuhkan Imunisasi PCV

Meski penyakit ini mungkin menimpa siapa saja, ada beberapa golongan yang rentan mendapatkan infeksi yang diakibatkan oleh bakteri Streptococcus Pneumoniae ini. Oleh karena itu, imunisasi PCV sangat disarankan untuk diberikan kepada orang-orang pada golongan di bawah ini :

  • Semua anak di bawah 2 tahun
  • Orang-orang yang berusia di atas dua tahun yang mengalami penyakit jantung kronis, gangguan paru-paru, gagal jantung kongestif, diabetes mellitus, penyakit hati kronis, kecanduan minuman keras, kebocoran cairan spinal ( tulang belakang), kardiomiopati, bronkitis kronis, Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), atau emfisema.
  • Orang-orang berusia lebih dari dua tahun yang mengalami disfungsi limpa (seperti penyakit sel sabit) atau kurangnya fungsi limpa (asplenia), keganasan darah (leukemia), multiple myeloma, gagal ginjal, transplantasi organ, atau kondisi imunosupresif, termasuk infeksi HIV.
  • Orang-orang berusia 65 tahun ke atas.
  • Mereka yang hendak menjalani operasi pengangkatan jaringan limpa tertentu (splenektomi) atau menjalani terapi imunosupresif. Untuk kedua kasus ini, sebaiknya imunisasi PCV diberikan dua minggu sebelum prosedur dijalani.

Meski imunisasi PCV dianjurkan, namun ada juga beberapa golongan orang yang sebaiknya tidak diberikan. Mereka adalah orang-orang yang alergi terhadap vaksin ini, wanita hamil atau menyusui, atau mengalami demam sebelum divaksin. Adapun efek dari vaksin ini relatif sama dengan vaksin lainnya, yaitu menimbulkan demam setelah imunisasi, ruam pada lokasi suntikan, atau bengkak.

Author Info

admin

No Comments

Post a Comment

three × 4 =