Pencegahan Penularan Hepatitis B bagi Ibu Hamil Positif Hepatitis B

Catatan Komprehensif (by : dr Meta Melvina)

Anak yang lahir dari ibu yang menderita Hepatitis B tidak mesti terkena Hepatitis B. Banyak usaha yang dilakukan agar anak tidak tertular dari hepatitis B walaupun ibunya adalah pengidap hepatitis B. Tidak ada bukti bahwa persalinan secara sesar tidak menjamin anak akan bebas dari infeksi hepatitis B, hanya mengurangi trauma pada bayi saja, namun tetap darah ibu akan bercampur dengan tubuh bayi di mana tidak diketahui ada luka minor di bagian mana saja yang bisa menyebabkan tempat masuknya infeksi. Menyusui tidak menyebabkan penyebaran infeksi.

Pencegahan Penularan Hepatitis B dari Ibu ke Bayi :

  1. Penyuntikan Vaksin Hepatitis B di otot paha kiri
  2. Penyuntikan Serum Hepatitis B (HBIG- Hepatitis B Immunoglobulin) di otot paha kanan maksimal 72 jam dari persalinan.
  3. Pemilihan jalan lahir melalui sesar
  4. Ibu tetap boleh menyusui dengan catatan tidak ada luka di putting

Mengenal Lebih Jauh Mengenai Pemeriksaan Laboratorium

Hbs Ag – Hepatitis B surface Antigen

HbsAg positif artinya seseorang terinfeksi hepatitis B, ditemukan potongan kuman dalam tubuhnya. Mampu menularkan terhadap orang lain. Jika Hbs Ag negatif, artinya sehat, atau dalam window periode.

Anti Hbs – Antibodi Hepatitis B surface (permukaan)

Jika Anti Hbs ini positif artinya memiliki antibodi/ kekbalan terhadap infeksi virus Hepatitis B. Semakin tinggi nilai Anti Hbs, semakin tinggi proteksi / perlindungan terhdap infeksi. Jika antibodi di atas 10 IU/ml, tidak dibutuhkan booster vaksinasi.

Hbe Ag – Hepatitis B envelope Antigen

HbeAg yang lebih tinggi menunjukkan adanya replikasi / perkembangbiakan virus, jika nilai ini tinggi, artinya jumlah virus lebih tinggi dan lebih virulen (mudah menular) dengan angka penularan secara vertikal dari ibu ke bayi sekitar 70 – 90 %. Jika HbsAg ibu positif namun HbeAg negatif, angka penularannya adalah 10 % ke bayi.

Apa yang Dimaksud dengan HBIG dan Manfaatnya

HBIG memberikan proteksi pasif sementara selama 3 – 6 bulan. Setelah 3 – 6 bulan, proteksi dari HBIG akan turun dan habis. Kerjanya adalah langsung memberikan kekebalan pada tubuh bayi begitu disuntikkan. Hal ini berbeda dengan vaksin yang mulai memberikan kekebalan 2 minggu – 1 bulan setelah disuntikkan. Proteksi dari vaksin bertahan lama, namun perlindungan dari HBIG segera tubuh dan segera hilang dalam 3 – 6 bulan. HBIG diberikan sebagai tambahan vaksinasi Hepatitis B. Diberikan setelah pajanan. Mekanisme proteksi primer setelah eksposure pada kelompok nonresponder.

HBIG dibuat dari plasma donor yang sudah terbukti aman. Hepatitis B, HIV, Hepatitis C sudah diskrining terlebih dahulu sebelum dijadikan bahan HBIG. Hingga saat ini, belum ada HBIG yang menyebabkan transmisi penyakit lain.

Pemberian HBIG paling baik sesegera mungkin sebelum 24 jam kehidupan, disertai dengan pemberian vaksinasi Hepatitis B hingga 3 dosis dengan interval yang tepat dapat memberikan proteksi 85 – 95 %. Jika masih kesulitan mendapatkan HBIG, efektifitas terbaik masih diperkenankan sampai 72 jam post paparan. Namun jika masih tidak memungkinkan, HBIG masih dapat diberikan hingga 1 minggu setelah paparan, namun tidak dapat dipastikan bagaimana efektifitasnya jika diberikan 1 minggu setelah 1 minggu.

Indikasi Pemberian HBIG pada Bayi

Keadaan berikut ini adalah pemberian wajib HBIG pada bayi baru lahir dengan kriteria :

  1. Bayi lahir dari ibu yang HbsAg positif
  2. Bayi yang lahir dari ibu yang tidak diperiksa status Hepatitis B nya
  3. Bayi yang lahir di keluarga yang mengidap Hepatitis B (HBsAg-positive)

Sediaan HBIG

Berikut ini adalah merk dari HBIG :

  • HyperHep B
  • HepaGam B
  • Nobi HB
  • HB Quin
  • HepaBig

Poin Penting

  1. Pemberian Hepatitis B saja (di daerah terpencil à 70 – 95 %, ataupun HBIG saja (hingga 72 jam), ataupun HBIG disertai dengan vaksin Hepatitis B mengurangi penularan (transmisi) Hepatitis B virus.
  2. Kombinasi dari Vaksin Hepatitis B dan 1 dosis HBIG untuk bayi direkomendasikan untuk diberikan bagi bayi yang lahir dari ibu yang dalam darahnya mengandung virus Hepatitis B (HbsAg positif).
  3. Pemberian HBIG direkomendasikan pada 12 jam kelahiran bayi. Manfaatnya menjadi turun dengan drastis jika diberikan lebih dari 72 jam setelah paparan.
  4. Dosis pertama HBIG sebaiknya diberikan bersamaan dengan vaksin Hepatitis B, di paha yang berseberangan.

Terapi Bagi Ibu Yang HbsAg Positif

Hbs Ag positif dikonsulkan ke spesialis. Sebagian obat termasuk kategori C kecuali Tenovovir (Ricovir) dan Tebivudine (Sebivo) aman diberikan pada ibu hamil. Transmisi terjadi pada waktu kelahiran, yaitu masuknya kuman Hepatitis B melalui luka di bayi. Penularan dari ibu ke anak saat kehamilan ( in utero transmision ) terjadi sekitar 5 %, kecuali apabila HbeAg ibu positif, artinya ibu ini memiliki jumlah HBV DNA yang tinggi (virus sedang aktif berkembang biak), akan meningkatkan risiko transmisi saat kehamilan (in utero infection).

Patokan Pemberian Dosis HBIG dan Penatalaksanaan Vaksinasi

Dosis HBIG untuk bayi adalah 0,5 ml diberikan dengan suntikan masuk ke otot (intra muskular).

Pada bayi yang lahir dari ibu yang mengidap Hepatitis B, sebelum penyuntikan HBIG ke dalam tubuhnya, bayi tersebut harus dibersihkan dahulu dengan air, dan alkohol, agar saat memasukkan jarum ke dalam kulitnya tidak ada virus Hepatitis yang ikut masuk ke dalamnya.

Ibu yang Hbs Ag (-) artinya ibunya sehat, tidak terkena hepatitis Bà Berikan anak vaksin Hep B sebelum usia 12 jam. Namun jika BB anak < 2000 gram : vaksin Hepatitis B ditunda hingga 1 bulan

Jika ibu Hbs Ag (+) artinya ibu telah terkonfirmasi terkena infeksi Hepatitis B à maka berikanlah HBIG + vaksin Hepatitis B 3 dosis sesuai waktunya.

Follow up dilakukan saat anak berusia 9 – 18 bulan (cek HbsAg)

Jika anti Hbs < 10 IU, vaksinasi lagi dengan 3 dosis, kemudian 1-2 bulan setelah selesai dosis ke – 2. Biasanya bayi ini akan menunjukkan hasil anti Hbs positif.

Jika ibu hepatitis B (+), namun berat badan anaknya kurang dari 2000 gram, pada hari pertama kelahiran, bayi harus mendapatkan HBIG dan Hep B sebanyak 4 x ( 0 bulan, 1 bulan, 2 bulan dan 6 bulan).

Ibunya tidak diketahui status Hepatitis B-nya, diupayakan sebisa mungkin dicek HbsAgnya. Jika HbsAg positif, beri HBIG jika masih usia 7 hari (Guidelines AAFP – American Academy of Family Physician). Jika sudah lebih dari 7 hari tandanya semua usaha pencegahan sudah terlambat.

Ketersediaan HBIG

Di Indonesia saat ini sedang sulit mencari HBIG, namun klinik vaksinasi In Harmony kami memiliki stok yang cukup, namun Anda perlu booking dan membuat appointment.

Author Info

No Comments

Post a Comment

error: Content is protected !!