Pencegahan Hepatitis A

Di Amerika Serikat, angka kejadian hepatitis A telah turun sebanyak 95% sejak vaksin hepatitis A pertama kali tersedia pada tahun 1995. Hepatitis A masih merupakan suatu masalah kesehatan di negara berkembang seperti Indonesia. Berdasarkan data yang berasal dari rumah sakit, hepatitis A masih banyak ditemukan, sekitar 39,8-68,3% adalah kasus rawat inap penyakit hati di Rumah Sakit karena Hepatitis A.

 

1. Suplai Air Bersih dan Perubahan Perilaku Bersih dan Sehat.

Suplai air bersih yang adekuat dengan pembuangan kotoran yang baik dan benar didalam komunitas, dikombinasikan dengan praktik higiene personal yang baik, seperti teratur mencuci tangan, dapat mengurangi penyebaran dari HAV.

 

2. Imunisasi Pasif

Imunisasi pasif dengan immunoglobulin normal atau immune serum globulin prophylaxis dapat efektif dan memberi perlindungan selama 3 bulan. Akan tetapi, dengan penemuan vaksin yang sangat efektif, immunoglobulin tersebut menjadi jarang digunakan. Imunisasi pasif ini diindikasiskan untuk turis yang berkunjung ke daerah endemik dalam waktu singkat, wanita hamil, orang yang lahir di daerah endemis HAV, orang dengan immunocompromised yang memiliki resiko penyakit berat setelah kontak erat, dan pekerja kesehatan setelah terpajan akibat pekerjaan. Ketika sumber infeksi HAV teridentifikasi, contohnya makanan atau air yang terkontaminasi HAV, immune serum globulin prophylaxis harus diberikan kepada siapa saja yang telah terpapar dari kontaminan tersebut. Hal ini terutama berlaku untuk wabah dari HAV yang terjadi di sekolah, rumah sakit, penjara, dan institusi lainnya.

 

3. Imunisasi Aktif

Imunisasi aktif dengan vaksin mati memberikan imunitas yang sangat baik. Imunisasi ini diindikasikan untuk turis yang berkunjung ke daerah endemik, untuk memusnahkan wabah, dan untuk melindungi pekerja kesehatan setelah pajanan atau sebelum pajanan bila terdapat risiko akibat pekerjaan. Vaksinasi HAV memberikan kemanjuran proteksi terhadap HAV sebesar 94-100% setelah 2 atau 3 dosis suntikan yang diberikan 6-12 bulan secara terpisah, dengan efek samping yang minimal. (2 dosis jika menggunakan vaksin Hepatitis A tunggal dna 3 dosis jika menggunakan vaksin Hepatitis AB Combo).

Author Info

No Comments

Post a Comment