Memahami HIV dan AIDS

wordsaidsday4Hingga saat ini belum ada obat yang bisa menyembuhkan HIV/AIDS secara total. Langkah medis tertentu bisa diambil untuk menekan virus agar tidak semakin berkembang di  dalam tubuh sehingga penyandang HIV/AIDS bisa memiliki kemungkinan bertahan hidup yang tinggi. Berkaitan dengan semangat memperingati hari AIDS sedunia yang jatuh pada tanggal 1 Desember, melalui tulisan ini InHarmony Clinic ingin menyampaikan beberapa info penting mengenai HIV/AIDS.

HIV adalah Virus

Human Immuno-deficiency Virus yang dikenal dengan sebutan HIV, adalah virus yang telah menelan banyak korban jiwa. Menurut data WHO, sejak awal penyebarannya di tahun 1980, lebih dari 70 juta orang di dunia telah terjangkit dan sekitar 35 juta jiwa telah menjadi korban. Pada tahun 2015 tercatat setidaknya ada 130.000 kematian yang disebabkan oleh virus ini di wilayah asia tenggara. Angka mortalitas ini adalah yang kedua tertinggi di dunia setelah benua Afrika yang jumlah kematiannya mencapai 800.000 jiwa.

Meski angka kematian yang disebabkan oleh kasus ini cukup tinggi, virus ini sendiri tidak mematikan. Hanya saja virus ini menyebabkan kondisi yang berakibat fatal bagi tubuh yang kita kenal dengan sebutan AIDS. Berbeda dengan virus lain yang menyerang manusia secara langsung seperti misalnya virus hepatitis, flu, atau demam berdarah, HIV malah menyerang sistem kekebalan tubuh. Seiring berjalannya waktu, orang dengan HIV di tubuhnya akan berada dalam keadaan dimana sistem kekebalan tubuhnya sudah tidak mampu lagi mempertahankan tubuh dari serangan penyakit. Kondisi inilah yang disebut dengan AIDS. Meski begitu, seseorang yang terkena HIV bisa mendapat perawatan khusus sehingga tidak sampai pada kondisi AIDS.

Gejala?

headache-clip-artTidak ada gejala pasti terkena HIV. Beberapa orang tidak mengalami gejala apapun setelah terjangkit, namun beberapa orang lainnya mengalami gejala seperti terkena flu :

  1. Pusing
  2. Demam
  3. Serak
  4. Nyeri otot

Cara paling mudah untuk memastikan apakah anda terjangkit HIV adalah dengan memeriksakan diri anda ke rumah sakit setempat.  Pemeriksaan HIV biasanya disebut pemeriksaan VCT (Voluntary Counseling Test), yaitu serangkaian proses yang terdiri dari tes laboratorium serta konseling sebelum maupun sesudah tes laboratorium dilakukan. Yang diuji pada tes tersebut adalah darah anda. Melalui tes darah yang bernama CD4 test dan blood screening, anda akan mengetahui status HIV anda.  Hasil tes ini tidak akan diberikan pada orang lain diluar persetujuan anda, sehingga kerahasiaan status HIV anda terjamin. Beberapa tempat penyedia layanan VCT bahkan tidak mengharuskan anda memberikan nama (anonim). Informasi lebih lengkap mengenai tempat melakukan tes VCT bisa anda dapatkan dengan menghubungi Komisi Penanggulangan AIDS di kota setempat.

Penularan

Virus ini tidak menyebar dengan mudah. HIV hanya bisa berpindah melalui cairan tubuh tertentu dari penyandang. Artinya, tidak semua cairan tubuh penyandang HIV bisa menularkan virus ini.

HIV hanya dapat menular melalui  :

  1. Darah
  2. Sperma
  3. Cairan Anus
  4. Cairan Vagina
  5. ASI

Oleh karena itu penularan HIV sangat mungkin terjadi jika anda melakukan hubungan seksual dengan seseorang yang HIV positif tanpa kontrasepsi. Penyebab lain adalah dengan menggunakan jarum suntik yang sebelumnya digunakan oleh/pada seorang penyandang HIV.

Kontak fisik normal sehari-hari seperti bersalaman, tidak akan menyebabkan virus ini berpindah karena virus ini tidak bisa menular melalui keringat. Selain itu, virus ini sangat rentan dan tidak bisa bereproduksi di luar tubuh manusia.

Agar tidak tertular

faith-tattoo-for-couple

Pada akhirnya mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Namun hingga saat ini belum ada vaksin yang bisa mencegah virus ini untuk menjangkit tubuh manusia, sehingga langkah pencegahan harus dilakukan dengan cara membatasi diri agar tidak melakukan hal-hal yang beresiko menularkan HIV. Lantas hal-hal apa saja yang bisa kita lakukan untuk terhindar dari virus ini? Karena penularannya melalui darah dan cairan kelamin, sangat tidak dianjurkan bagi anda untuk melakukan hubungan seks dengan lebih dari satu pasangan; karena bisa jadi salah satunya terjangkit HIV.  Penggunaan kondom latex bisa efektif sebagai pencegahan, tapi tidak pasti 100% bisa melindungi anda.  Selain itu jika anda ingin menginjeksi diri dengan obat tertentu, pastikan jarum suntik yang akan anda gunakan steril atau belum pernah digunakan sebelumnya. Selalu pertahankan gaya hidup sehat untuk menjaga kondisi tubuh tetap fit. Jauhi pemakaian obat-obatan terlarang dan setialah pada pasangan anda. Stay healthy and choose to prevent.

Author Info

admin

No Comments

Post a Comment