Masalah Kesehatan yang Dihadapi oleh “Senior Citizen”

senior citizenPenuaan bisa didefinisikan sebagai final dari perjalanan seseorang. Meskipun, perubahan psikologi di usia 70-an atau 80-an bisa dikatakan sangat jauh berbeda dengan perubahan yang terjadi pada usia 30-an misalnya. Perubahan signifikan tidak akan dapat Anda hindari setelah Anda berusia di atas 60 tahun, terutama pada kesehatan fisik Anda.

Mereka yang berusia lanjut juga rentan dengan berbagai macam penyakit seperti serangan jantung, dementia, stroke, diabetes, penyakit paru-paru, berbagai jenis kanker, dan gangguan kesehatan yang umumnya menyerang mereka yang berusia lanjut. Padahal, ketika sudah pension adalah saat yang tepat untuk melihat cucu berkembang, terbebas dari tanggung jawab pekerjaan, serta banyak hal yang bisa Anda lakukan setelah masa produktif telah berakhir.

Lalu apa saja masalah kesehatan yang harus Anda perhatikan mulai saat ini. klinikvaksinasi.com memiliki jawabannya.

  • Masalah Keseimbangan

Banyak orang lansia menghadapi masalah yang berhubungan dengan keseimbangan tubuh. Terkadang-kadanganya banyak diantara mereka yang merasakan pusing yang luar biasa (vertigo). Banyak lansia yang kemudian sering jatuh karena usia mereka yang tidak lagi muda, peristiwa jatuh ini jangan diabaikan karena dapat mengarah ke gangguan yang lebih serius. Menurut CDC (Center for of Diseases Control and Prevention), dua dari 3 lansia jatuh setiap tahunnya dan peristiwa jatuh itu dapat berkomplikasi pada kematian.

  • Masalah Memori

Masalah dengan memori sering dimaklumi, mengingat usia yang tak lagi muda ada beberapa hal yang terlupakan tidak menjadi persoalan. Namun, apakah yang terjadi jika Anda divonis menderita Alzheimer? Alzheimer merupakan masalah memori yang serius yang disebabkan oleh dehidrasi, kekurangan nutrisi, atau kekurangan tidur saat masih muda. Alzheimer bukan penyakit biasa, karena jika terlalu parah penderita bahkan tidak mengenali anggota keluarga bahkan dirinya sendiri.

  • Kebutuhan Nutrisi Tidak Terpenuhi

Ketika usia tidak lagi muda, semua hal pun menjadi berbeda. Ketika masih produktif suka makan makanan fast food, Anda tidak dapat melakukannya saat ini. Anda harus mulai memikirkan asupan makanan Anda sehari-hari. Tidak hanya cukup makanan, Anda juga bisa mulai untuk mengonsumsi multivitamin dan susu.

  • Olah raga yang Minim

Tanpa peduli berapa pun usia Anda, jangan melupakan olah raga. Terlebih lagi ketika Anda sudah berusia lanjut. Banyak orang beranggapan bahwa ketika usia sudah semkain tua, Anda harus lebih banyak tinggal di dalam rumah. Kenyataannya tidak demikian. Berolahraga cukup penting bagi mereka yang sudah berusia lanjut, karena olah raga memiliki manfaat seperti meningkatkan vitalitas, membantu mempertahankan energi dan keluwesan, meningkatkan fungsi mental, mengurangi risiko untuk masalah kesehatan , dan bahkan membantu meringankan rasa sakit yang kronis.

  • Susah Tidur

Insomnia (kesulitan tidur) dan mengantuk yang berlebihan di siang hari banyak diderita oleh lansia. Salah stau penyebab insomnia yang terjadi pada lansia ini disebabkan oleh Benign prostastic hyperplasia (BPH, pembesaran prostat) yang membuat Anda buang air di malam hari dan menganggu jam tidur Anda. Menurut www.healthcommunities.com , 90% berusia 70-80an menderita BPH.

 

Bagaimana menjaga kesehatan di usia lanjut? Jangan lewatkan tulisan kami berikutnya mengenai kesehatan di usia lanjut.

 

Author Info

No Comments

Post a Comment

4 × three =