Lihat Beda Vaksin MMR dan MR

Lihat Beda Vaksin MMR dan MR

vaksin MMr

Bahaya dari penyakit campak dan Rubella tidak dapat dianggap remeh. Makanya, berbagai tindakan pencegahan wajib dilakukan. Salah satunya adalah pemberian vaksin MMR. Namun kini ada pula jenis vaksin yang disebut dengan vaksin MR. Fungsinya sama, yakni membentuk antibody campak dan Rubella.

Meskipun secara umum, tujuan pemberian kedua vaksin tersebut sama. Namun vaksin MR dan MMR berbeda.

Perbedaan Vaksin MMR dan MR

Vaksin MR dibuat khusus untuk pencegahan penyakit Measles dan Rubella. Sementara vaksin MRR untuk pencegahan penyakit Mumps (gondongan), Measles (campak), dan Rubella (campak Jerman).

Yang membedakan keduanya adalah adanya vaksinasi untuk penyakit Mumps pada jenis MMR. Penyakit ini bisa menyebabkan penderita mengalami demam dan sakit kepala. Bisa pula menyebabkan komplikasi berupa pembengkakan testis dan ovarium hingga meningitis.

Vaksin MR sendiri merupakan jenis vaksin baru yang menggantikan peran vaksin MMR. Bagi yang sudah mendapat vaksin jenis MMR, bisa mendapat vaksin MR.

Jenis vaksin baru, yakni MR dijadikan sebagai prioritas untuk melindungi tubuh dari serangan virus campak dan rubella. Salah satu alasannya adalah adanya komplikasi berat akibat kedua penyakit tersebut.

Anak-anak harus dipastikan mendapat vaksin MMR maupun MR untuk membuat antibody terhadap virus. Namun vaksinasi terhadap orang dewasa masih dimungkinkan atas rekomendasi dokter.

Pentingnya Vaksin MMR dan MR

Telah dijelaskan di atas bahwa setiap orang harus diberikan vaksin MR maupun MMR. Hal ini penting mengingat bahwa campak dan Rubella bisa menimbulkan masalah keseharian yang serius.

Bahaya Rubella bisa didahului dengan gejala seperti demam ringan dan ruam merah. Selanjutnya terasa sakit di leher bagian belakang.

Virus bisa pula menimbulkan infeksi yang lebih serius. Seperti pada ibu hamil, virus ini bisa menyebabkan kegugran atau bayi lahir cacat.

Sedangkan bahaya campak secara umum ialah bisa menyebabkan seseorang mengalami muntah dan diare. Dapat pula disertai dengan sakit kepala, batuk, dan pilek.

Pada anak, resiko penyakit lebih parah, yakni kemungkinan terjadi kejang. Pada infeksi yang lebih serius, campak bisa menimbulkan komplikasi pada paru dan otak. Pada beberapa kasus juga bisa berakhir dengan kematian.

Author Info

admin

No Comments

Post a Comment

10 + twenty =

×
Hallo