Kesehatan Manula: Waspadai Herpes Zooster

orang tuaTahukah Anda satu dari 3 orang di Amerika Serikat pernah menderita Herpes Zooster? Menurut data Center of Disease and Prevention (CDC), 1 dari 3 orang terinfeksi virus zoster yang kemudian dikenal dengan Herpes Zoster. Lalu, seperti apakah sebenarnya Herpes Zooster itu?

Herpes Zoster disebabkan Varicella Zoster Virus (VZV) yang juga menyebabkan Cacar Air. Setelah seseorang menderita Cacar Air, virus akan berada di dalam tubuh dengan keadaan tidak aktif. Untuk beberapa alasan yang masih belum diketahui dan masih dalam tahap penelitian saat ini, virus yang sudah tidak aktif tersebut akan aktif kembali dan berubah menjadi Herpes Zooster. Jangan samakan Herpes Zooster dengan Herpes kelamin, penyakit menular seksual.

Lalu, bagaimana dengan gejalanya?

Herpes Zoster merupakan ruam yang menyakitkan yang berkembang di satu sisi wajah atau tubuh. Ruam tersebut membentuk lepuh yang biasanya bertahan hingga 7 – 10 hari dan akan menghilang dalam waktu 2-4 minggu. Sebelum ruam muncul, penderita akan sering mendapatkan rasa sakit, gatal, atau kesemutan di daerah di mana ruam akan berkembang. Gejala seperti ini bisa saja terjadi selama 1- 5 hari sebelum ruam muncul pada sebagaian tubuh. Dalam kasus lainnya, ruam terjadi pada satu sisi wajah.

Dalam kasus yang jarang terjadi (biasanya terjadi pada mereka yang memiliki sistem kekebalan yang lemah), ruam mungkin lebih luas dan terlihat mirip dengan ruam cacar . Herpes zoster dapat mempengaruhi mata dan menyebabkan hilangnya penglihatan . Gejala lain dari herpes zoster dapat mencakup: demam, sakit kepala, panas dingin, dan sakit perut.

Herpes zoster tidak dapat ditularkan dari satu orang ke orang lain begitu saja. Namun, virus varicella zoster dapat menular kepada mereka yang belum pernah menderita cacar air. Dalam kasus tersebut, orang terinfeksi virus ini dapat menularkan cacar, tetapi mereka tidak dapat menularkan herpes zoster .

Virus Herpes Zoster menular melalui kontak secara langsung. Seseorang yang terinfeksi virus herpes zoster aktif dapat menyebarkan virus ketika ruam telah melepuh. Walaupun ruam belum melepuh, Herpes Zoster dapat menular dari satu orang ke orang lainnya.

Jika And aterinfeksi dan tidak ingin penyakit menular, ada beberapa hal yang bisa Anda dilakukan agar virus ini tidak menular lebih jauh yaitu.

  • Menjaga ruam tertutup
  • Hindari untuk menyentuh atau menggaruk ruam
  • Cuci tangan Anda sering untuk mencegah penyebaran virus varicella zoster
  • Sampai ruam Anda telah mengembangkan kerak, menghindari kontak dengan ibu hamil yang belum pernah menderita cacar air atau mendapatkan vaksin cacar air, bayi yang lahir secara prematur atau terlahir dengan berat badan yang rendah, dan mereka yang mengalami sistem kekebalan yang lemah, seperti mereka yang tengah menjalani kemoterapi, penerima transplantasi organ, dan mereka yang sedang menderita Human Immunodeficiency virus (HIV).

Pada sebagian orang, herpes zoster bisa menyebabkan nyeri jangka panjang yang dikenal dengan istilah nuralgia paska herpes. Tentu saja kondisi ini dapat memengaruhi hidup seseorang, baik fisik, psikologis dan kehidupan sosialnya. Karena itulah dibutuhkan tindakan pencegahan yang tepat sasaran agar komplikasi tidak terjadi terlampau serius. Apakah tindakan pencegahan itu? Temukan jawaban selanjutnya pada tulisan kami berikutnya.

 

 

Author Info

No Comments

Post a Comment