Ingin Studi Ke Amerika Selatan, Pastikan Imunisasi Demam Kuning Sebelum Berangkat

image002Bagi mereka yang haus akan ilmu, studi ke daerah Amerika Selatan seperti Brazil (Universidade de São Paulo/USP), Argentina (Universidad de Buenos Aires), dan Chili Pontificia Universidad Católica de Chile tentu menjadi alternative bagi Anda yang ingin belajar ke luar negeri. Belajar di daerah Amerika Selatan tidak hanya mengasah kemampuan Anda dalam berbahasa, tetapi juga menambah jaringan dan kenalan selama tinggal di luar negeri. Anda pun juga bisa mendapatkan pengalaman berbeda dalam menjalani hidup dibandingkan di Negara-negara yang cukup stabil seperti Amerika Serikat atau Negara-negara di Eropa. Selain itu, biaya kuliah yang kompetitif dibandingkan di Indonesia tentu menjadi pertimbangan tersendiri bagi Anda yang berkomitmen untuk studi ke luar negeri.

Apabila Anda ingin mengambil studi ke daerah Amerika Selatan, Anda sebaiknya melakukan imunisasi Yellow Fever. Yellow Fever, atau demam kuning, adalah penyakit yang mengakibatkan seseorang mengalami demam hingga merusak organ hati dan ginjal. Penyakit ini disebabkan gigitan nyamuk Aedes aegypti yang membawa virus demam kuning. Virus ini sangat mudah ditemui di daerah Amerika Selatan, Afrika, dan Karibia.

Meskipun sama-sama berasal dari virus Aedes aegypti, demam kuning sedikit berbeda dengan demam berdarah. Demam berdarah mengakibatkan seseorang mengalami kerusakan pada pembuluh darah dan kelenjar getah bening, muntah-muntah yang disertai darah, keluarnya darah dari gusi dan hidung, napas terengah-engah, dan pembengkakan organ hati yang menyebabkan nyeri di sekitar perut.Sementara itu, dalam kasus demam kuning, Anda tidak mengetahui kapan sudah tertular atau tidak. Anda hanya akan mengalami demam mendadak, nyeri kepala yang tidak terduga, sakit di bagian tulang belakang, muntah-muntah, mudah lelah, serta lemah. Jika tidak ditangani, orang yang menderita demam kuning akan mengalami pusing-pusing, berdarah, hingga kerusakan organ tubuh. Selain itu, tidak tertutup kemungkinan Anda akan mengalami pendarahan di kulit, gusi, mulut dan hidung akibat demam kuning.

Seseorang yang menderita demam kuning sebaiknya langsung melakukan pengobatan rutin. Meskipun penyakit ini bisa sembuh bagi penderita ringan, penyakit ini tetap bisa membunuh Anda. Hingga saat ini, sekitar 20-50 persen penderita sudah meninggal dunia akibat demam kuning. Selain itu, tidak sedikit penderita demam kuning mengalami kelelahan hingga berhari-hari setelah sembuh dari penyakit demam kuning. Alhasil, Anda tidak bisa menimba ilmu apabila tertular penyakit demam kuning.

Agar pendidikan Anda tidak terganggu di Amerika Selatan, Anda sebaiknya mulai melakukan imunisasi. Pemberian imunisasi bisa dilakukan satu kali untuk melindungi diri Anda selamanya dari demam kuning. Imunisasi ini tidak disarankan untuk mereka yang menderita HIV, masalah kekebalan tubuh, pernah transplantasi organ, mengalami tumor ganas (Malignant neoplasms)atau tengah melakukan terapi obat-obatan Immunosuppressive and immunomodulatory.

 

Author Info

admin

No Comments

Post a Comment