Hindari Menderita Diabetes Mellitus Sejak Dini

image002Bagi sejumlah orang, diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit yang paling diwaspadai, terutama diabetes mellitus. Diabetes mellitus adalah penyakit yang muncul akibat tingginya kadar gula darah di dalam tubuh. Umumnya, penderita diabetes mellitus bisa membuat seseorang menderita serangan jantung, kebutaan, gagal ginjal, hinga amputasi. Hingga saat ini, Diabetes mellitus berada di peringkat ketujuh dari 10 penyakit berbahaya di Amerika. Namun, bagi Anda yang menganggap diabetes hanya akan terjadi di saat tua, Anda sebaiknya berpikir ulang. Diabetes mellitus bisa terjadi kapanpun dan di usia berapapun.

Sampai saat ini, peneliti menemukan dua penyebab munculnya diabetes mellitus. Sebab pertama adalah faktor genetika sementara sebab yang kedua akibat pola hidup yang tidak sehat. Sebab genetika ini dikenal dengan istilah penyakit diabetes mellitus tipe 1. Diabetes tipe 1 terjadi karena insulin, selaku zat pengolah kadar gula dalam darah dianggap sebagai zat berbahaya bagi tubuh. Pankreas selaku penghasil insulin mengalami gangguan dari beta cell yang merupakan penjaga kekebalan tubuh. Destruksi yang dilakukan beta cell mengakibatkan kadar insulin dalam tubuh berkurang sehingga kadar gula dalam darah meningkat. Umumnya, destruksi beta cell bersifat berlahan-lahan sehingga penyakit diabetes tipe 1 dikenal sebagai penyakit kronik. Sampai saat ini, mayoritas penderita diabetes tipe 1 adalah orang-orang yang berumur kurang dari 20 tahun.

Di sisi lain, pola hidup tidak sehat juga menjadi pemicu seseorang menderita diabetes. Penderita diabetes seperti ini disebut sebagai penderita diabetes tipe 2. Pola hidup tidak sehat ini dapat berupa mengonsumsi makanan atau minuman secara berlebihan serta tidak berolahraga secara rutin.

Kemunculan diabetes akibat pola hidup yang tidak sehat terbagi atas dua faktor. Pertama, diabetes muncul disebabkan insulin tidak mampu mengolah gula darah dengan baik. Dalam hal ini, insulin tidak mampu menembus reseptor (penerima) darah sehingga gula darah tidak terolah dengan baik. Kedua adalah minimnya jumlah insulin dalam tubuh. Hal ini terjadi karena seseorang mengonsumsi makanan secara berlebihan.

Pada umumnya, penderita diabetes tipe ini umumnya berada pada umur 30 tahun ke atas. Namun, bukan berarti anak tidak bisa menderita diabetes mellitus. Anak yang lahir dari orangtua penderita diabetes mellitus tidak tertutup kemungkinan dapat terserang penyakit layaknya orangtua. Selain itu, risiko anak menderita diabetes semakin tinggi apabila anak dari orangtua penderita diabetes juga mempunyai pola hidup yang tidak sehat.

Lalu, bagaimana agar kita tidak menderita diabetes mellitus? Pertama, biasakan mengonsumsi makanan secara teratur dan secukupnya. Tidak lupa, makanan yang dikonsumsi diusahakan memenuhi kebutuhan gizi untuk beraktivitas setiap hari. Selain itu, biasakan untuk berolahraga setiap hari.

Untuk mencegah penyakit diabetes mellitus, sejumlah peneliti meyakini kalau Anda cukup mengurangi berat badan Anda 5-7 persen dari total berat badan Anda. Terakhir, Jangan lupa lakukan pemeriksaan medis secara berkala. Pemeriksaan kadar gula darah sangat penting agar Anda mengetahui Anda terhindar dari diabetes mellitus atau tidak.

Author Info

admin

No Comments

Post a Comment

one × 1 =