Harga Vaksin Kanker – Diluar Negeri, TKI Rentan Terkena Kanker Serviks

Harga Vaksin Kanker Serviks di SurabayaKanker serviks disebabkan oleh infeksi Human Pappiloma Virus (HPV). Virus ini sebagian besar menular lewat hubungan seksual, namun pada kasus yang jarang, bisa juga terinfeksi karena pola hidup yang kurang bersih. Gejalanya disertai keputihan, sedangkan kanker ovarium dan kanker rahim tidak.

HPV ada bermacam jenis. HPV 16 dan 18 merupakan penyebab utama pada 70 % kasus kanker serviks di dunia. Sedangkan HPV 6 dan 11 adalah penyebab utama kutil kelamin. Untuk menangkal terjadinya kanker serviks, sejak tahun 2006 sudah ditemukan vaksin terhadap HPV penyebab kanker serviks, yaitu HPV 16 dan 18. Sedangkan vaksin untuk HPV jenis lainnya sedang dalam tahap penelitian. Vaksin ini hanya bekerja efektif jika tubuh belum terinfeksi virus.

Kanker serviks merupakan ancaman yang dapat menjadi beban kesehatan, mental, keuangan perempuan yang terkena. Yang lebih fatal nya adalah kematian. Semua perempuan bisa terkena, terlepas dari kondisi sosial ekonomi, gaya hidup, pendidikan, dan latar belakang kehidupannya.

Berdasarkan hasil survei yang melibatkan 5.423 perempuan di Asia dan dilakukan pada sembilan negara termasuk Indonesia, data menunjukkan hanya 2 % perempuan yang mengetahui infeksi human papilloma virus (HPV) merupakan penyebab kanker serviks (mulut rahim).

Jadi pengetahuan perempuan mengenai penyebab kanker serviks masih sangat kurang. Rendahnya tingkat pengetahuan dipercaya memperburuk kondisi yang ada dan diperkirakan angka kejadian kanker serviks terus meningkat setiap tahunnya. Di dunia setiap 2 menit seorang perempuan meninggal akibat kanker serviks. Sedangkan di Indonesia, setiap 1 jam seorang wanita meninggal akibat kanker serviks.

Pengetahuan yang minim mungkin disebabkan dengan harga vaksin kanker serviks itu sendiri. Padahal harga vaksin kanker serviks tidak ada apa-apanya di banding dengan pengobatan kanker serviks itu sendiri dan itu menyangkut hidup seseorang.

TKI Rentan Terkena Kanker Serviks
Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Hongkong rentan terkena penyakit dan gangguan kesehatan. Hal tersebut dikarenakan tingkat pengetahuan yang masih kurang dan minimnya informasi serta pemeriksaan kesehatan rutin yang diperlukan untuk menjaga kesehatan salah satunya informasi harga vaksin kanker serviks dan kegunaan vaksin kanker serviks. Salah satu penyakit yang sering mengenai perempuan adalah kanker serviks dan kanker payudara.

Kanker serviks dan payudara merupakan masalah kesehatan masyarakat yang penting, karena mortalitas dan morbiditasnya yang tinggi. TKI di Hongkong berjumlah hampir 130.000 jiwa. Mereka bekerja di sektor domestik dan informal. Sebagian besar dari mereka adalah perempuan usia produktif, berkisar 20-45 tahun.

Author Info

admin

No Comments

Post a Comment

error: Content is protected !!