Harga Vaksin Hepatitis – Respon Setelah Di Vaksin Hepatitis B

Harga Vaksin Hepatitis Di YogyakartaVaksin yang direkomendasikan PAPDI (Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia) antara lain DPT tetanus, difteri, pertusis (Td/Tdap), Human Papilloma Virus/HPV (kanker leher rahim), varicella (cacar air), typhoid (demam tifoid), MMR (campak, gondongan, campak Jerman), influenza, pneumococcal (pneumonia), hepatitis A, hepatitis B, hepatitis A & B, meningococcal (meningitis). Harga vaksin hepatitis memang mahal tetapi lebih mahal lagi jika kita terkena penyakit.

Respon Setelah Vaksinasi atau imunisasi dengan vaksin hepatitis B
Reaksi sistim imunologi tubuh pada setiap individu yang mendapatkan vaksinasi atau imunisasi vaksin hepatitis B itu berbeda-beda, pada umumnya dan pada individu yang sehat dan reaksi imunologi tubuhnya normal, maka dalam waktu sekitar 10 hari hingga 2 minggu kita telah bisa mendeteksi adanya zat antibody terhadap virus hepatitis B didalam darahnya. Begitu juga dengan harga vaksin hepatitis, juga berbeda-beda harganya.

Misalnya bayi yang premature, orang berusia lanjut atau obesitas atau pada orang kelebihan berat badan, maka reaksi atau respons sistim imunologi tubuhnya akan lebih lamban atau tidak sebanding dengan jumlah dosis vaksin hepatitis B yang diberikan.

Demikan juga pada mereka yang kita golongkan sebagai “low responder“, yaitu mereka yang setelah mendapatkan dosis yang adekuat vaksin hepatitis B, namun respon imunologi tubuhnya tidak seperti yang seharusnya, sehingga bila kita mengukur jumlah atau titer antibody dalam darahnya, maka titernya tidak mencapai atau lebih < dari 10 mIU/mL yang seharusnya. Golongan “low resonder” ini sampai saat ini tidak kita ketahui apa sebabnya, namun diduga ada kaitan dengan faktor genetika atau sifat bawaan sejak lahir.

Sehingga solusinya untuk golongan yang “low responder” ini yaitu kita dapat mengulang vaksinasinya atau mengganti vaksin hepatitis B dari pabrik pembuat vaksin yang lain, bila masih juga tidak berhasil, maka dapat diberikan dosis dobel atau dua kali lipat dari dosis dewasa normal perkali suntikan, dengan harapan bahwa peningkatan jumlah antigen vaksin hepatitis B akan cukup merangsang sistim imunologi tubuhnya untuk memproduksi jumlah antibody hepatitis B yang adekuat, yaitu > 10 mIU/ mL darah. Suntikan penguat atau dosis booster perlu diberikan untuk golongan “low respoder” ini.

Author Info

admin

No Comments

Post a Comment

error: Content is protected !!