Cegah Kanker Vagina Dengan Vaksinasi

Vagina adalah saluran yang menghubungkan serviks (leher rahim) dengan bagian luar tubuh dan jalan keluar bayi saat persalinan normal. Kanker vagina adalah jenis kanker langka yang muncul pada vagina. Ada dua jenis kanker vagina, yaitu :

  1. Kanker vagina sekunder, adalah kanker yang pertama kali muncul di bagian tubuh lain, namun menjalar ke vagina.
  2. Kanker vagina primer, adalah kanker yang pertama kali muncul di vagina. Lebih jarang dibanding kanker vagina sekunder.
kanker vaginakanker vagina

Kanker vagina bisa muncul tanpa gejala atau tanda, maka lakukanlah pemeriksaan vagina (pap smear) secara rutin, yakni tiap tiga tahun sekali jika Anda berusia 25 hingga 49 tahun dan tiap lima tahun sekali jika Anda berusia 50 hingga 64 tahun.

Berikut beberapa gejala atau tanda umum kanker vagina :

  • Muncul rasa gatal atau terdapat benjolan pada vagina.
  • Cairan keputihan yang mengandung darah dan berbau.
  • Pendarahan di luar siklus menstruasi atau setelah berhubungan intim.
  • Rasa nyeri saat berhubungan intim dan buang air kecil.
  • Urine bercampur darah.
  • Pendarahan setelah menopause.
  • Sering buang air kecil.
  • Nyeri pada rongga panggul.

Penyebab munculnya kanker pada vagina masih belum diketahui secara pasti. Secara umum, kanker muncul ketika sel-sel pada bagian tubuh tertentu membelah dan memperbanyak diri terlalu cepat dan tidak terkendali.

Selain faktor usia, ada beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker vagina, yaitu :

  • Terinfeksi HPV (Human Papilloma Virus) atau HIV (Human Immunodeficiency Virus).
  • Melakukan hubungan intim pertama pada usia muda.
  • Mengidap ketidaknormalan sel pada vagina.
  • Perokok aktif.
  • Pernah mengidap kanker pada organ reproduksi.
  • Bergonta-ganti pasangan.

Untuk mencegah kanker vagina, memang tidak ada cara yang pasti. Namun ada beberapa hal yang bisa mengurangi risiko terkena kanker vagina, yaitu :

  • Jangan merokok. Merokok akan meningkatkan risiko terkena kanker vagina.
  • Pemeriksaan panggul dan pap smear rutin. Pemeriksaan rutin dilakukan agar kanker bisa didiagnosis sedini mungkin.
  • Vaksinasi HPV. Mendapatkan vaksinasi HPV dapat mengurangi risiko terkena kanker yang terkait HPV, salah satunya kanker vagina.

Author Info

admin

No Comments

Post a Comment

5 × 1 =