Bahaya Pneumonia / IPD Pada Bayi dan Anak

Pneumonia adalah bahasa kedokteran dari radang paru. Berbeda dari flek paru dan asthma. Pneumonia salah satunya disebabkan karena bakteri pneumokokal,Streptococcus pneumonia dan Staphylococcus aureus. Bakteri pneumokokal tidak hanya menyebabkan pneumonia tapi juga menyebabkan penyakit lain. Infeksi karena bakteri pneumokokal disebut juga IPD (Invasive Pneumococcal Disease).

Pneumonia pada anak merupakan infeksi yang serius dan banyak diderita anak-anak di seluruh dunia yang secara fundamental berbeda dengan pneumonia pada dewasa. Insidens puncak pada umur 1-5 tahun dan menurun dengan bertambahnya usia anak.

Di negara berkembang, banyak anak meninggal karena pneumonia karena malnutrisi dan kurangnya akses perawatan. Dari data mortalitas tahun 1990, pneumonia merupakan seperempat penyebab kematian pada anak di bawah 5 tahun dan 80% terjadi di negara berkembang dan merupakan pembunuh nomor 1 pada balita.

Bahaya Penyakit Pneumokokus pada Bayi dan Anak :

vaksin pneumonia pada bayi dan anak

• lebih dari 700 kasus meningitis,

• 13.000 infeksi paru- paru dan sistemik,

• sekitar 5 juta infeksi telinga, dan

• sekitar 200 kematian

SETIAP TAHUNNYA !

Jadi penyakit karena pneumonia ini, bukan hanya infeksi paru-paru saja, melainkan bisa menyebar ke otak, dan telinga.

Gejala pneumonia bervariasi, mulai dari pernapasan yang cepat sampai kegagalan pernapasan dan tekanan darah yang sangat rendah atau dikenal dengan istilah syok septik. Jika pneumonia terjadi setelah bayi lahir, gejalanya akan timbul secara bertahap. Terkadang bayi tiba-tiba menjadi sakit yang disertai dengan turun-naiknya suhu tubuh.

Namun, umumnya gejala pneumonia adalah demam, batuk, sesak napas,serta napas dan nadi cepat.Nafas pada pasien pneumonia berbeda dengan nafas pada pasien asma. Anda harus memastikan dengan meminta diagnosa dari dokter anak karena gejalanya kadang dianggap gejala pilek biasa oleh ibu atau pengasuhnya.

Diagnosa gejala pneumonia akan jelas apabila:

  1. Terdengar napas yang kasar, dan jika diperiksa dengan stetoskop akan terdengar suara yang lemah.
  2. Hasil Rontgen dada menunjukkan ada bagian yang berwarna putih-putih di bagian kiri atau kanan paru.
  3. Terdeteksi ada bakteri atau jamur pada pengujian sampel dahak (sputum). Sayangnya pengujian ini sulit sekali dilakukan pada anak.
  4. Hasil tes darah menunjukkan peningkatan sel darah putih dengan dominasi netrofil untuk pneumonia yang disebabkan infeksi bakteri.
  5. Bila peningkatan sel darah putih dengan dominasi limfosit, sangat mungkin pneumonia karena virus.

POIN PENTING

  • Pneumonia adalah penyebab kematian yang banyak pada anak- anak. Sebanyak 15 % dari semua kematian anak di bawah 5 tahun disebabkan oleh infeksi pneumokokal.
  • Pneumonia membunuh sekitar 935 000 anak di bawah 5 tahun  pada tahun 2013.
  • Pneumonia dapat disebabkan olehvirus, bakteri atau jamur.
  • Pneumonia dapat dicegah dengan imunisasi bayi, nutrisi yang cukup dan menjaga lingkungan yang baik.
  • Pneumonia yang disebabkan oleh bakteri dapat diobati dengan antibiotik, namun hanya sepertiga dari anak pneumonia yang mendapatkan antibiotik yang tepat dan mereka butuhkan.

Tanyakan pada penyedia layanan kesehatan Anda untuk mendapatkan rinciannya.

Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai pneumonia, dapat menghubungi Klinik Vaksinasi In Harmony

Author Info

admin

No Comments

Comments are closed.