Bahaya Meningitis

Definisi Meningitis

Meningitis terjadi ketika adanya radang pada lapisan pembungkus otak, sumsum tulang belakang. Penyakit ini dapat fatal atau menyebabkan kecacatan permanen. Meningitis dapat disebabkan karena infeksi dan non infeksi. Yang paling banyak menyerang anak- anak adalah meningitis yang disebabkan oleh Hemofilus influenza tipe B, namun pada anak yang lebih besar, remaja hingga dewasa, meningitis tersering disebabkan karena infeksi kuman Neiseria meningitidis. Ada pula meningitis karena bakteri Tuberculosa dan Tifoid. Yang akan dibahas kali ini adalah meningitis karena meningokokal (Neiseria meningitidis).

Faktor Risiko Meningitis

Beberapa di antara kita berisiko terkena penyakit meningokokal. Fakto risikonya adalah sebagai berikut:

  • Usia
    • Penyakit meningitis sangat sering didiagnosa di kalangan bayi, remaja dan dewasa muda.
  • Komunitas tertentu
    • Penyakit infeksi mudah sekali menyebar di kalangan orang yang sedang berkumpul. Semakin padat jumlah populasi orang, makin mudah menyebar penyakit meningitis. Wabah meningitis meningococcal serotype B pernah dilaporkan terjadi di sebuah kampus beberapa tahun lalu.
  • Kondisi medis tertentu
    • Menurut penelitian, orang yang pernah dilakukan operasi limpa dan kurangnya vitamin – mineral memiliki risiko tinggi tertular meningitis.
  • Perjalanan Ke Luar Negri
  • Orang yang bepergian ke daerah sub Sahara – Afrika (termasuk dalam meningitis belt) berisiko terjangkit meningitis, teruatama pada musim panas.

Meningococcal Meningitis

Akibat dadi infeksi bakteri meningokokal yang paling sering adalah meningitis. Penyebab terseringnya adalah infeksi bakteri Neisseria meningitidis Ketika seseorang terkena meningitis meningokokal terjadi pembengkakan dan inflamasi pada meninges (lapisan pembungkus otak dan sumsum tulang belakang).

Gejala utamanya adalah DEMAM TIBA- TIBA, NYERI KEPALA dan KAKU LEHER.

Gejala tambahannya berupa :

  • Mual – muntah
  • Fotofobia (terlalu sensitif dengan lampu)
  • Gangguan status mental (bingung)
  • Gejala meningokokal menngitis ini dapat muncul cepat atau bisa juga beberapa saat. Biasanya gejala tersebut dapat dideteksi 3 – 7 hari setelah paparan.

Pada bayi baru lahir hingga kurang dari 1 tahun, gejala khas seperti demam, sakit kepala dan kaku kuduk mungkin tidak ada atau sulit untuk dikenali. Bayi mungkin terlihat tidak aktif, mudah tersinggung, muntah, penurunan nafsu makan. Pada anak kecil, dokter pasti memeriksa refleks kaki anak, karena akan meningkat pada meningitis.

Meningitis Meningococcal adalah penyakit yang dapat menyebabkan kematian. Pada kasus yang sangat fatal, kematian dapat terjadi dalam beberapa jam. Pada kasus yang tidak fatal pun, cacat permanen seperti tuli dan kerusakan otak tidak bisa dihindari .

Meningococcal Septikemi (nama lainnya : Meningococcemia)

Dampak yang terjadi dari infeksi meningokokal adalah beredarnya bakteri di seluruh tubuh, dapat berupa bakteriemia ataupun septikemia (disertai kerusakan organ). Yang sangat berbahaya adalah seprikemia / sepsis. Jika bakteri yang meninfeksinya adalah Neisseria meningitidis, dikenal dengan nama meningococcal septicemia or meningococcemia. Dampak ini adalah dampak yang sangat berbahaya dan mematikan. Ketika orang terkena sepsis meningitis, bakteri tersebut masuk ke peredaran darah dan berkembang biak, merusak dinding pembuluh darah, dan menyebabkan perdarahan pada organ tubuh dan kulit.

Gejala Sepsis Meningitis :

  • Lemah Badan
  • Muntah
  • Tangan dan kaki dingin (tanda syok)
  • Menggigil namun teraba dingin
  • Nyeri otot, sendi, nyeri dada dan perut (tanda gagal organ dalam)
  • Nafas cepat
  • Diare
  • Biru atau bercak- bercak di kulit.

Sepesis meningitis adalah penyakit yang sangat fatal, kematian dapat terjadi dalam beberapa jam. Pada kasus yang tidak fatal, sepsis meningitis dapat menyebabkan kecacatan permanen amputasi pada kaki, tangan, jari.

Bahaya Meningitis

Penyakit yang sering disebabkan karena infeksi Neisseria meningitidis adalah infeksi pada otak, dan sumsum tulang belakang (MENINGITIS) serta infeksi pada pembuluh darah (BAKTERIEMI atau SEPTIKEMI). Infeksi mengitis dapat menyebabkan kematian dan termasuk dalam kasus gawat darurat.Sekitar 10 – 15 % kasus meningitis adalah fatal. Dari pasien yang sembuh setelah meningitis, sekitar 1 dari 5 pasien mengalami cacat permanen seperti hilangnya anggota tubuh, ketulian, gangguan system saraf, dan kerusakan otak.

Author Info

No Comments

Post a Comment

error: Content is protected !!