Apakah Polio Masih Menjadi Ancaman?

polio klinikvaksinasiPolio (atau dikenal juga sebagai poliomeelitis) merupakan penyakit menular yang berkomplikasi bahaya. Sebenarnya, penyakit ini sudah dinyatakan punah di belahan bumi bagian barat pada pertengahan abad ke-20. Polio mencapai puncaknya menyerang manusia pada tahun 1950-an, dilaporkan ada 600 ribu kasus polio ditemukan pada tahun 50’an dengan menewaskan 3 ribu diantaranya di AMerika Serikat. Bagaimana dengan di tanah air? Apakah Polio masih mengancam putra-putri penerus negeri ini? klinikvaksinasi.com akan membahasnya melalui tulisan ini.

Kembali Menjadi Ancaman

Virus polio dapat melumpuhkan bahkan membunuh. Virus ini menular melalui air dan kotoran manusia. Sifatnya sangat menular dankerap menyerang anak balita. Dua puluh tahun silam, polio melumpuhkan 1.000 anak tiap harinya di seluruh penjuru dunia. Tapi pada 1988 muncul ‘Gerakan Pemberantasan Polio Global. Lalu pada tahun 2004, hanya 1.266 kasus polio yang dilaporkan muncul di seluruh dunia. Umumnya kasus tersebut hanya terjadi di enam Negara. Namun, 10 tahun belakangan ini, anggapan dunia bebas polio sudah berakhir.

Pada awal Maret 2005, muncul kasus polio di Indonesia pertama selama satu dasawarsa. Artinya, reputasi sebagai negeri bebas polio yang disandang selama 10 tahun pun hilang ketika seorang anak berusia 20 bulan di Jawa Barat terjangkit penyakit ini. 

Virus tersebut disinyalir dibawa dari bagian utara Nigeria. Sejak itu polio menyebar ke beberapa daerah di Indonesia dan menyerang anak-anak yang tidak diimunisasi. Polio bisa mengakibatkan kelumpuhan dan kematian. Virusnya cenderung menyebar dan menular dengan cepat apalagi di daerah-daerah yang memiliki kebersihan yang buruk.

Indonesia sekarang mewakili seperlima dari seluruh penderita polio secara global tahun ini. Kalau tidak dihentikan segera, virus ini akan segera tersebar ke seluruh pelosok negeri dan bahkan ke negara-negara tetangga terutama daerah yang angka cakupan imunisasinya masih rendah.

Indonesia merupakan negara ke-16 yang kembali dijangkit virus Polio. Banyak pihak khawatir tingginya kasus polio di Indonesia akan menjadikan Indonesia menjadi pengekspor virus ke Negara-negara lain, khususnya di Asia Timur. Wabah polio yang baru saja terjadi di Indonesia dapat dipandang sebagai sebuah krisis kesehatan yang dapat memberikan memerikan efek secara global.

 

10 Fakta Penting Mengenai Polio

1. Polio dapat mempengaruhi seluruh tubuh, termasuk otot dan saraf .

2. Ada 3 jenis polio : non -paralitik (tidak menyebabkan kelumpuhan ), tulang belakang – paralitik (dapat menyebabkan kelumpuhan dari satu atau lebih anggota badan ), dan bulbar (dapat mengakibatkan lemah otot , kehilangan refleks, dan masalah pernapasan ) .

3. Hingga 95 % dari kasus polio tidak menunjukkan gejala . Ada beberapa orang mungkin memiliki demam, sakit tenggorokan , sakit kepala, mual , muntah , sakit perut , atau diare.

4. 1 dari 200 infeksi menyebabkan kelumpuhan. Di antara mereka ada yang menderita kelumpuhan, 5 – 10 % dari mereka yang terinfeksi virus ini meninggal.

5. Virus ini ditemukan dalam air liur dan kotoran dari orang sakit . Hal ini dapat menyebar melalui kontak langsung dengan orang sakit atau melalui udara ketika pembicaraan orang sakit , batuk , atau bersin . Virus ini juga menyebar melalui makanan , air , atau tangan yang terkontaminasi dengan kotoran yang terinfeksi .

6. Polio dapat menginfeksi orang dari segala usia , tetapi anak-anak lima dan di bawah sangat rentan dan membuat sekitar 50 % dari korban polio .

7. Kasus polio telah menurun lebih dari 99 % sejak tahun 1988 dari perkiraan 350.000 kasus ke 416 kasus pada tahun 2013. Penurunan ini merupakan hasil dari upaya global untuk memberantas penyakit ini .

8. Majelis Kesehatan Dunia meluncurkan Global Polio Eradication Initiative ( GPEI ) dengan dukungan dari organisasi kesehatan utama pada tahun 1988 untuk fokus pada menciptakan solusi untuk polio.

9. Pada 2014, tiga negara tetap terinfeksi virus : Afghanistan , Nigeria , dan Pakistan .

10. Sekitar 2 sampai 5 anak dari 100 yang memiliki kelumpuhan polio mati karena virus mempengaruhi otot-otot yang membantu mereka bernapas .

Author Info

No Comments

Post a Comment