5 MITOS FLU YANG HARUS DIBANTAH

fluFlu kerap kali dianggap sebagai penyakit yang tidak berbahaya dan dianggap sepele. Padahal, penyakit satu ini mampu mengganggu aktivitas sehari-hari sehingga menurunkan produktivitas penderita. Pertengahan Maret lalu, The Wall Street Journal menulis: ada 12.279 kasus infeksi flu ditemukan di Jerman. Kasus ini merupakan kasus tertinggi dibandingkanbulan-bulan sebelumnya. Jumlah tersebut mendekati yang tercatat pada kejadian luar biasa (KLB) influenza dua tahun lalu di Jerman.

Namun meski penelitian-penelitian yang membuktikan flu adalah penyakit tidak berbahaya, masih saja mitos-mitos mengenai penyakit ini masih berkeliaran dan membahayakan banyak jiwa. Ada beberapa mitos-mitos mengenai flu yang berhasil dirangkum oleh klinikvaksinasi.com.

  • Mitos 1: Flu Lebih Mirip dengan Kedinginan

Sebenarnya flu lebih buruk dari kedinginan. Gejala flu dapat terjadi begitu saja dan terkadang-kadang bisa berdampak parah. Gejala-gejala flu meliputi demam, kedinginan, pusing kepala, dan badan lemas, selain itu juga batuk dan nyeri tenggorokan. Flu membuat penderitanya meringkuk di atas ranjang selama 2-3 hari. Komplikasi flu dapat menyebabkan Anda dirawat di rumah sakit.

  • Mitos 2: Vaksin Flu Dapat Menyebabkan Flu

Vaksin berfungsi sebagai senjata Anda agar terhindar dari virus influenza. Suntikan vaksin flu yang diberikan kepada orang dewasa berisi virus flu yang sudah mati, jadi tidak mungkin jika vaksin flu dapat menularkan virus flu. Memang, jika disuntik flu Anda akan merasa sedikit nyeri pada bagian yang disuntik dan beberapa orang juga bisa merasa suhu tubuhnya sedikit naik dan nyeri otot dapat dirasakan selama beberapa hari, tapi vaksin flu tidak pernah menyebabkan flu.

  • Mitos 3: Antibiotik Dapat Sembuhkan Flu

Kenyataannya antibiotik tidak dapat menyembuhkan flu. Antibiotik hanya dapat bekerja melawan bakteri. Untuk membantu meredakan flu Anda, Anda mungkin memerlukan antivirus. Ada satu hal hal yang perlu diingat flu tidak juga dapat disembuhkan dengan antivirus, antivirus hanya bisa mencegah agar virus flu tidak tersebar dengan luas dan menghindari terjadinya komplikasi. Antivirus akan bekerja lebih efektif jika Anda mendapatkannya saat flu masih menunjukkan gejala yang ringan.

  • Mitos 4: Hanya Menyerang LanSia (Lanjut Usia) dan Anak

Ada benarnya jika influenza merupakan salah satu penyakit yang banyak menyerang bayi, lansia, dan mereka yang sistem imun tubuh yang buruk. Bukan berarti mereka yang sehat tidak memiliki peluang untuk terinfeksi virus flu (virus flu). Siapa pun bisa berpotensi terinfeksi virus flu.

  • Mitos 5: Cuci Tangan Bisa Cegah Flu

Rajin mencuci tangan Anda dengan sabun dan air sehabis berkegiatan di luar ruangan memang langkah yang tepat untuk pencegahan flu tetapi bukan satu-satunya pencegahan flu. Influenza menyebar dengan cepat melalui udara. Jika Anda tanpa sengaja bersentuhan dengan penderita flu, Anda akan terinfeksi flu dengan cepat.

Flu memang dapat dicegah dnegan berbagai cara, salah satunya dengan vaksinasi. Apakah vaksinasi itu? Bagaimana pencegahannya? Semuanya dapat dibaca pada artikel kami selanjutnya.

 

Author Info

No Comments

Post a Comment

nineteen + twelve =